Suara.com - Membeli mobil bekas sering dianggap sebagai solusi paling masuk akal bagi Anda yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan budget terbatas.
Harga yang lebih rendah dibanding mobil baru, pajak yang relatif terjangkau, serta pilihan model yang beragam membuat mobil bekas tampak sangat menggiurkan.
Tak jarang, Anda menemukan penawaran mobil dengan harga jauh di bawah pasaran yang terlihat "terlalu sayang untuk dilewatkan".
Namun, di balik harga murah tersebut, sering kali tersembunyi risiko besar yang bisa membuat Anda justru merogoh kocek lebih dalam di kemudian hari.
Biaya perbaikan yang mahal, masalah mesin berulang, hingga dokumen yang bermasalah adalah beberapa contoh mimpi buruk yang kerap dialami pembeli mobil bekas tanpa riset mendalam.
Agar tidak terjebak penyesalan, penting bagi Anda untuk mengetahui jenis mobil bekas yang sebaiknya dihindari meski harganya murah.
Artikel ini akan membahas tiga jenis mobil bekas yang terlihat menguntungkan di awal, tetapi berpotensi menimbulkan kerugian dalam jangka panjang.
Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah
Inilah 3 jenis mobil bekas yang perlu dihindari, meskipun harganya relatif murah.
1. Mobil Bekas dengan Riwayat Banjir
Baca Juga: Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Mobil bekas yang pernah terendam banjir sering dijual dengan harga sangat murah. Sekilas, tampilannya mungkin terlihat normal karena sudah dibersihkan atau diperbaiki secara estetika. Namun, masalah utama mobil banjir biasanya tersembunyi dan baru terasa setelah beberapa bulan pemakaian.
Air yang masuk ke dalam mesin, sistem kelistrikan, dan interior dapat menyebabkan karat, korsleting, hingga kerusakan komponen vital. Sistem kelistrikan yang bermasalah bisa membuat lampu, AC, atau bahkan mesin tiba-tiba mati tanpa sebab yang jelas.
Ciri-ciri mobil bekas banjir antara lain bau apek di interior, karat di bagian kolong atau baut, serta bekas lumpur di area sulit dijangkau seperti bawah jok atau dashboard. Meski harganya murah, biaya perbaikan mobil bekas banjir sering kali jauh lebih mahal daripada selisih harga yang Anda hemat.
2. Mobil Bekas dengan Transmisi Bermasalah
Jenis mobil bekas lain yang perlu dihindari adalah mobil dengan masalah transmisi, terutama transmisi otomatis. Kerusakan transmisi termasuk salah satu perbaikan paling mahal dalam dunia otomotif. Sayangnya, masalah ini sering tidak langsung terasa saat test drive singkat.
Mobil dengan transmisi bermasalah biasanya menunjukkan gejala seperti perpindahan gigi yang tersendat, getaran berlebih, suara aneh, atau respon yang lambat saat pedal gas diinjak. Pada mobil matic, kondisi ini bisa semakin parah jika pemilik sebelumnya tidak rutin mengganti oli transmisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?