Suara.com - Nama Riva Siahaan menjadi sorotan publik setelah divonis 9 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di tubuh PT Pertamina Patra Niaga.
Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis (26/2/2026).
Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya meminta hukuman 14 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 190 hari, serta uang pengganti Rp5 miliar.
Dalam perkara tersebut, hakim menyatakan Riva terbukti melakukan tindak pidana bersama sejumlah pejabat internal perusahaan dalam proyek impor produk kilang periode 2018–2023. Kerugian negara dalam perkara ini ditaksir mendekati Rp200 triliun.
Kasus ini bukan hanya menyita perhatian karena nilai kerugiannya, tetapi juga karena latar belakang jabatan Riva sebagai Direktur Utama perusahaan energi strategis nasional.
Publik juga mulai menyoroti laporan harta kekayaan yang pernah dia sampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Simak penjelasan berikut ini
Jejak Kekayaan Riva Siahaan Versi LHKPN
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, eks Dirut Pertamina Patra Niaga tersebut terakhir melaporkan total kekayaan bersih sebesar Rp18.993.000.000 atau Rp18,9 miliar per 31 Maret 2024 untuk periode 2023.
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2019, kekayaannya tercatat sekitar Rp3,1 miliar.
Tahun 2020 naik menjadi Rp4,1 miliar, lalu Rp5,2 miliar pada 2021. Di 2022, jumlahnya melonjak ke Rp9,3 miliar sebelum akhirnya hampir menyentuh Rp19 miliar pada 2023.
Baca Juga: Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
Secara total, harta yang dilaporkan sebenarnya mencapai Rp21,6 miliar. Namun karena terdapat utang sebesar Rp2,65 miliar, nilai bersihnya menjadi Rp18,9 miliar.
Kenaikan yang cukup tajam dalam beberapa tahun terakhir inilah yang kemudian memicu berbagai pertanyaan di ruang publik.
Rincian Kekayaan Riva Siahaan
Aset Properti di Tangerang Selatan
Dalam laporan tersebut, Riva tercatat memiliki tiga aset tanah dan bangunan yang seluruhnya berlokasi di Kota Tangerang Selatan. Total nilai properti ini mencapai Rp7,75 miliar.
Rinciannya meliputi rumah seluas 120 m2 senilai Rp2 miliar, properti 150 m2 senilai Rp2,5 miliar, serta aset tanah dan bangunan 275 m2/80 m2 dengan nilai Rp3,25 miliar. Properti menjadi salah satu porsi terbesar dalam struktur kekayaannya.
Koleksi Kendaraan Bernilai Rp2,9 Miliar
Berita Terkait
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Vonis 9 Tahun Eks Dirut Pertamina Patra Niaga, Kerugian Rp171 Triliun Dibantah Hakim!
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi