- Kampas rem aus berisiko merusak tromol, piringan cakram, hingga memicu kecelakaan fatal saat berkendara.
- Ganti kampas rem segera jika tuas terasa lunak, keras, seret, atau jarak mencapai 6.000 Km.
- Pastikan selalu memakai suku cadang asli demi menjamin keselamatan Anda saat mudik Lebaran 2026.
Suara.com - Momen mudik Lebaran 2026 sebentar lagi tiba. Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan pulang kampung menggunakan sepeda motor, persiapan fisik dan kondisi kendaraan adalah prioritas utama. Di tengah euforia perjalanan panjang melintasi berbagai medan, ada satu komponen vital yang tidak boleh luput dari perhatian: Kampas Rem.
Fungsi kampas rem pada sepeda motor sangat krusial, yakni untuk mengurangi laju kendaraan secara aman.
Jika diabaikan, rem blong bisa menjadi mimpi buruk yang mengancam nyawa Anda maupun pengendara lain di jalanan.
Oleh karena itu, mengenali kondisi dan waktu yang tepat untuk mengganti kampas rem adalah kunci keselamatan perjalanan mudik Anda.
Bahaya Fatal Kampas Rem Aus yang Sering Diabaikan
Kampas rem yang sudah aus atau menipis bukan hanya membuat pengereman menjadi tidak pakem, tetapi juga berisiko merusak komponen sistem pengereman lainnya.
"Kampas rem jika sudah tipis atau aus dapat berakibat ke komponen lainnya seperti tromol dan piringan cakram. Sehingga perlu diperhatikan oleh setiap pengendara agar rutin melakukan cek dan mengganti kampas rem agar rem dapat bekerja dengan baik," tegas Danang Priyo Kumoro, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta.
Kerusakan pada piringan cakram atau tromol tentu akan memakan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.
Lebih parah lagi, sistem pengereman yang gagal berfungsi di tengah padatnya arus mudik Lebaran dapat memicu kecelakaan fatal.
Baca Juga: Debu Kampas Rem Bisa Memicu Kanker, Kata Riset
Deteksi Dini: Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Kampas Rem?
Sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kampanye Cari_Aman, Astra Motor Yogyakarta melalui Info Ala Honda Istimewa membagikan panduan bagi para pemudik.
Anda bisa mendeteksi kampas rem yang sudah minta diganti jika mengalami tanda-tanda berikut:
- Penyetelan handel atau pedal rem tidak benar (biasanya pada rem tromol).
- Kampas rem terkontaminasi kotoran, oli, atau debu yang menebal.
- Fisik kampas rem terlihat aus dan sangat tipis.
- Tromol rem aus atau terkikis.
- Handel/pedal rem terasa lunak atau seperti spons (khusus rem hidrolik/cakram).
- Handel/pedal rem terasa sangat keras namun motor tidak mau berhenti maksimal.
- Rem terasa seret saat ditarik atau dilepas.
Jika Anda menemukan salah satu dari tujuh tanda di atas, segera bawa motor Anda ke bengkel.
Selain itu, patokan jarak tempuh ideal untuk melakukan pengecekan dan penggantian kampas rem adalah setiap 6.000 Km dan kelipatannya.
Pastikan Anda lebih waspada jika sering melewati area basah, berdebu, diguyur hujan, atau sering berkendara dengan kecepatan tinggi, karena kampas rem akan lebih cepat tergerus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Insentif Mobil Listrik Dikaji Ulang, Hyundai Berharap Ada Benefit Lebih
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan