- Kemenkeu membuka peluang kenaikan harga BBM subsidi sebagai opsi terakhir jika APBN tidak sanggup.
- Menteri ESDM memastikan harga Pertalite aman dan tidak akan naik pada bulan suci Ramadhan.
- Harga jenis BBM nonsubsidi akan dibiarkan berfluktuasi mengikuti dinamika pergerakan minyak mentah pasar global.
Meski ancaman defisit mengintai, Kemenkeu menegaskan bahwa kenaikan BBM tidak akan diputuskan secara buru-buru.
Menariknya, Indonesia ternyata punya mental baja dalam urusan ini. Purbaya mengingatkan bahwa ekonomi nasional pernah digempur harga minyak yang jauh lebih ekstrem di masa lalu.
"Kita dulu pernah melewati keadaan dimana harga minyak sampai 150 dolar AS per barel. Jatuh nggak ekonominya? Agak melambat, tapi nggak jatuh. Jadi, kita punya pengalaman," tuturnya menenangkan kepanikan publik.
4. Menteri ESDM Pasang Badan: Pertalite Dijamin Aman!
Di tengah bayang-bayang pesimisme, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia datang membawa kabar sejuk.
Bahlil memastikan pemerintah belum punya niatan sama sekali untuk mengutak-atik harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat.
Bagi pengguna setia Pertalite, pemerintah akan bertindak sebagai "tameng" penahan inflasi.
"Kalau harga yang disubsidi, yang bensin, Pertalite, itu mau naik berapapun tetap harganya sama. Sebelum ada perubahan dari pemerintah," tegas Bahlil dengan lugas di Jakarta.
5. BBM Nonsubsidi Dibiarkan "Menari" Mengikuti Pasar
Baca Juga: Viral Pemobil Vellfire Ngamuk Minta BBM Subsidi, Siapa Sebenarnya yang Berhak Isi Pertalite?
Lalu, bagaimana nasib BBM jenis nonsubsidi seperti Pertamax Series? Untuk yang satu ini, pemerintah memberlakukan skema ganda.
Jika BBM subsidi dikunci ketat, BBM nonsubsidi akan dibiarkan bergerak menyesuaikan mekanisme pasar global.
Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi ke depannya akan dilakukan.
"Berdasarkan dinamika harga pasar yang ada, yang sudah terjadi sebelumnya," jelasnya. Jadi, bagi Anda pengguna kendaraan non-Pertalite, bersiaplah melihat sedikit fluktuasi angka di papan SPBU.
Dinamika global memang sedang berada di fase yang sangat mendebarkan. Namun, selama Anda menggunakan BBM bersubsidi sesuai peruntukannya, anggaran transportasi harian Anda dipastikan aman terkendali. Jadi, tetap bijak dalam menggunakan energi, jangan panic buying, dan selamat menjalankan ibadah puasa dengan tenang!
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
6 Ruas Tol Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
-
Siap-Siap Mudik 2026: Skenario One Way Tol Jakarta hingga Boyolali dan Tanggal Berlakunya
-
5 Rekomendasi Rental Mobil Tepercaya di Jogja untuk Mudik dan Liburan, Bisa Lepas Kunci
-
8 Hal Penting yang Wajib Disiapkan Sebelum Mudik Lewat Tol Trans Jawa
-
5 Rekomendasi Mobil 7-Seater Irit, Tak Bikin Langganan Stop SPBU saat Mudik
-
5 Rekomendasi MPV Rp100 Jutaan dengan Kabin Senyap dan Nyaman untuk Mudik
-
Tren Pembelian Mobil Bekas di Indonesia Mulai Terapkan Garansi Mirip Unit Baru
-
Yamaha Marine Perkuat Ekosistem Maritim Indonesia Lewat Fasilitas Terpadu KBA Sunter
-
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
-
Tren Mobil Bekas Meningkat Jelang Lebaran 2026 MPV dan SUV Jadi Incaran Pemudik