Otomotif / Motor
Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:26 WIB
Ilustrasi motor BeAT mengisi BBM [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Terapkan teknik eco-riding dengan menjaga kecepatan konstan 40-60 kilometer per jam.
  • Lakukan servis rutin komponen CVT dan bersihkan filter udara secara berkala.
  • Pastikan tekanan angin ban ideal untuk meringankan beban kerja mesin motor.

Suara.com - Kabar mengenai antrean panjang di SPBU dan isu kelangkaan BBM di beberapa wilayah belakangan ini tentu membuat para pengguna sepeda motor, termasuk motor matic jadi makin was-was. Tak hanya itu, krisis energi global akibat konflik Timur Tengah juga memengaruhi kelangkaan BBM di beberapa negara. 

Motor matic memang juara dalam hal kenyamanan untuk menembus kemacetan kota, tetapi jika tidak dirawat dengan benar, motor jenis ini bisa jadi "penghisap" bensin yang cukup rakus.

Menghadapi situasi BBM yang kadang sulit didapat dan harganya yang fluktuatif, menghemat bensin bukan lagi sekadar tips, melainkan sebuah keharusan.

Dengan sedikit penyesuaian pada cara berkendara dan perawatan rutin, Anda bisa menjaga agar indikator bensin tidak cepat turun ke zona merah.

Berikut 7 cara ampuh menghemat bensin untuk motor matic kesayangan Anda.

1. Jaga Kecepatan Tetap Konstan (Eco-Riding)

Kunci utama hemat bensin pada motor matic adalah cara memutar tuas gas. Hindari kebiasaan menarik gas dan rem secara mendadak atau "menghentak".

Lakukan tarikan gas secara perlahan dan jaga kecepatan tetap stabil di kisaran 40-60 km/jam. Menjaga putaran mesin tetap konstan akan membuat konsumsi bahan bakar jauh lebih efisien.

2. Hindari Membawa Beban Berlebih

Baca Juga: Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Mengutip situs Astra Honda, membawa beban berat membuat motor membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Sementara itu, motor matic umumnya memiliki kapasitas beban yang terbatas.

Memaksakan motor untuk mengangkut beban yang sangat berat akan membuat mesin bekerja di bawah tekanan tinggi terus-menerus. Semakin berat beban yang dibawa, semakin banyak pula bensin yang dibakar untuk menghasilkan tenaga.

3. Servis Rutin

Servis kendaraan secara rutin sangat penting untuk mengetahui performa motor matic dan kondisi mesin. Berbeda dengan motor bebek atau sport, motor matic menggunakan sistem Continuous Variable Transmission (CVT).

Jika komponen di dalam CVT seperti roller, V-belt, atau kampas ganda kotor dan aus, tenaga mesin tidak akan tersalurkan ke roda secara maksimal. Hasilnya, Anda harus memutar gas lebih dalam hanya untuk menjalankan motor.

4. Gunakan BBM dengan Oktan yang Tepat

Load More