- Skema pajak mobil kini berbasis emisi karbon, sangat menguntungkan kendaraan dengan gas buang rendah.
- Pajak tahunan hybrid terasa mahal akibat tingginya Nilai Jual Kendaraan Bermotor dibanding mobil konvensional.
- Pemilik mobil hybrid mendapatkan berbagai insentif menarik seperti bebas aturan ganjil genap di kota besar
Suara.com - Banyak orang tertarik beralih ke mobil hybrid karena efisiensi bahan bakar yang luar biasa, namun sering kali ragu saat memikirkan besaran pajak tahunannya. Padahal, memahami skema pajak kendaraan berteknologi ganda ini sangat penting agar Anda tidak termakan mitos yang beredar.
Perdebatan mengenai kendaraan elektrifikasi sering kali hanya mentok pada seberapa irit bensin yang digunakan.
Banyak calon pembeli mundur teratur karena asumsi bahwa teknologi mutakhir pada mobil hybrid (HEV) otomatis akan membuat tagihan pajak ke negara ikut membengkak.
Padahal, struktur pajak otomotif di Indonesia telah mengalami perombakan besar demi mendukung pelestarian lingkungan.
Agar tidak bingung, mari kita bedah satu per satu bagaimana sebenarnya perbandingan beban pajak mobil hybrid dibandingkan mobil bermesin bensin konvensional (ICE).
1. Selamat Tinggal Pajak Kapasitas Mesin, Halo Pajak Emisi!
Zaman dahulu, tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) murni dihitung berdasarkan bentuk bodi dan besaran cc mesin.
Namun, paradigma ini telah bergeser sejak berlakunya PP Nomor 74 Tahun 2021. Kini, pemerintah menerapkan skema Carbon Tax atau pajak berbasis emisi gas buang.
Dalam aturan baru ini, kendaraan dengan emisi rendah mendapat "karpet merah".
Baca Juga: Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
Mobil bensin konvensional umumnya dikenakan tarif PPnBM mulai dari 15 persen ke atas. Sebaliknya, mobil hybrid justru mendapat keistimewaan dengan tarif PPnBM hanya di kisaran 6 persen hingga 7 persen.
Secara teori, potongan pajak penjualan ini sangat membantu menekan harga On-The-Road (OTR) untuk menutupi mahalnya biaya komponen baterai ganda. Jadi, untuk urusan pajak pembelian, mobil hybrid jelas menang telak!
2. Misteri Pajak Tahunan (PKB) yang Terasa Lebih Mahal
Jika pajak penjualannya murah, kenapa tagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di STNK sering kali nominalnya lebih besar? Jawabannya ada pada variabel Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).
Mobil hybrid menggendong dua mesin (motor listrik dan mesin bensin) beserta baterai, sehingga harga dasar (aset) mobil ini secara otomatis lebih tinggi dibandingkan mobil bensin di kelas yang sama.
PKB dihitung dari persentase kepemilikan (misalnya 2 persen) dikalikan dengan NJKB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
-
Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS
-
Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga
-
Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup
-
Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026