- Skema pajak mobil kini berbasis emisi karbon, sangat menguntungkan kendaraan dengan gas buang rendah.
- Pajak tahunan hybrid terasa mahal akibat tingginya Nilai Jual Kendaraan Bermotor dibanding mobil konvensional.
- Pemilik mobil hybrid mendapatkan berbagai insentif menarik seperti bebas aturan ganjil genap di kota besar
Mari pakai logika sederhana: Sebuah mobil hybrid punya NJKB Rp400 juta, sementara versi bensinnya hanya Rp300 juta. Dengan tarif persentase pajak yang sama, hasil kali nominal rupiah mobil hybrid tentu akan lebih besar.
Inilah yang sering membuat masyarakat menggeneralisasi bahwa "pajak hybrid itu mahal". Padahal, persentase pajaknya tidak diskriminatif, murni karena nilai aset mobil Anda memang lebih mewah dan mahal.
3. Keuntungan Ganda: Insentif Daerah dan Bebas Ganjil-Genap
Jangan terburu-buru menyimpulkan sebelum melihat gambaran besarnya. Pemerintah daerah di berbagai provinsi kini semakin agresif mendukung era elektrifikasi.
Beberapa daerah memberikan diskon spesial untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) khusus kendaraan ramah lingkungan.
Lebih menariknya lagi, bagi Anda yang tinggal atau beraktivitas di kota besar seperti Jakarta, mobil hybrid memberikan "tiket emas" berupa pengecualian aturan ganjil-genap.
Keuntungan non-finansial ini bernilai sangat tinggi karena mampu memangkas waktu tempuh, biaya tol, hingga tekanan stres di jalan.
Memang benar angka pada lembar pajak tahunan mobil hybrid mungkin terlihat sedikit lebih tinggi karena harga unitnya yang premium.
Namun, jika dihitung secara kumulatif, mulai dari penghematan bensin harian, diskon PPnBM, hingga kebebasan dari ganjil-genap, total biaya kepemilikan mobil hybrid dalam jangka panjang justru jauh lebih kompetitif dan menguntungkan.
Baca Juga: Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
Jadi, sudah siap beralih ke mobil ramah lingkungan tanpa takut dibayangi mitos pajak mahal?
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
Terkini
-
9 Pilihan Mobil Paling Irit BBM, Tangguh Harian Hadapi Isu Kenaikan Bensin
-
Mobil Elf Muat Berapa Orang? Cocok Buat Liburan, Intip Fakta Uniknya
-
Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih
-
Terapkan 7 Trik Rahasia Google Maps Berikut, Bebas Nyasar ke Hutan atau Sawah
-
Segini Penurunan Harga Mitsubishi Xpander Cross 2024 vs Baru: Makin Terjangkau, Selisih Berapa?
-
5 Mobil yang Paling Cocok Buat Orang yang Malas Ganti Oli, Mulai Rp60 Jutaan
-
Penantang HR-V dan Yaris Cross: Nissan Kenalkan Mobil Hybrid Generasi Terbaru
-
Tips Rawat Mobil Listrik dan Hybrid Setelah Dibawa Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Apa Itu Biodiesel B50? Strategi Prabowo Jaga Ketahanan Energi Nasional di 2026
-
Gaya Kalcer Yamaha Grand Filano Hybrid Libas Jalur Pegunungan