- Dealer Honda Pondok Pinang resmi mengumumkan penutupan operasionalnya di Jakarta Selatan pada Kamis, 2 April 2026 mendatang.
- Penutupan dealer Honda terjadi secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia akibat persaingan ketat dari merek otomotif China.
- Bekas lokasi dealer Honda yang tutup kini banyak beralih fungsi menjadi pusat penjualan merek mobil asal China.
Suara.com - Dealer mobil Honda terpantau kembali pamit dari Indonesia di tengah gempuran merek mobil China yang terus berdatangan dalam beberapa tahun terakhir.
Terbaru dealer Honda Pondok Pinang turut menggumumkan pamit setelah bertahun-tahun meniagakan jajaran produk Honda di wilayah Jakara Selatan dan sekitarnya.
"Kami Honda Pondok Pinang Pamit Undur Diri. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya terhadap kami. Kami tetap melayani Honda melalui Cabang Honda Megatama Grup lainnya," tulis keterangan akun @hondaponpin, Kamis (2 April 2026).
Penutupan dealer Honda bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya beberapa dealer mobil Honda juga mengumumkan untuk tutup permanen.
Sebelumnya dealer Honda Pasteur telah mengumumkan pamit pada tahun lalu. Kembali tutupnya dealer Honda menambah panjang deretan dealer mobil Honda yang pamit dan beralih ke merek otomotif lain.
Di mana dealer mobil Honda terbesar di 'Kota Pahlawan' tersebut juga sudah beralih ke merek mobil asal China, Chery.
Masih di kota yang sama, salah satu dealer Honda di daerah Jemursari juga sudah berganti menjadi dealer dari pabrikan mobil listrik asal China, BYD. Sementara dealer Honda pondok pinang kabarnya akan menjadi dealer mobil Jaecoo.
Penjualan Mobil Honda Anjlok
Penjualan mobil Honda di Indonesia memang mengalami penuruan dalam dua tahun terakhir. Sepanjang tahun lalu, Honda tercatat hanya menjual sebanyak 71.233 unit secara retail sales. Jumlah tersebut turun 31.790 unit atau sekitar 30,9 persen dari sebelumnya yang mencapai 103.023 unit.
Baca Juga: Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
Penjualan terbesar Honda tercapai pada Desember 2025 yaitu sebesar 7.008 unit. Sedangkan permintaan terendah terjadi pada April yang hanya sebanyak 4.539 unit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV
-
Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?
-
Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx