Otomotif / Mobil
Senin, 06 April 2026 | 15:35 WIB
Ilustrasi baterai mobil listrik Massiv Thunder EV. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Biaya ganti tampak tinggi, tapi ada garansi

Biaya ganti baterai mobil listrik di Indonesia memang tergolong tinggi karena baterai merupakan komponen termahal, mencakup sekitar 40 persen hingga 60 persen dari harga unit kendaraan.

Estimasi harga ini sangat bergantung pada kapasitas kWh dan teknologi sel yang digunakan masing-masing pabrikan.

Berikut adalah estimasi biaya penggantian baterai berdasarkan beberapa model populer di pasar.

  • Wuling Air ev: Sekitar Rp100.000.000,
  • BYD (Atto 3/Dolphin): Rp150.000.000–Rp200.000.000,
  • Chery Omoda E5: Rp150.000.000–Rp250.000.000,
  • MG 4 EV: Mulai dari Rp200.000.000,
  • Hyundai IONIQ 5: Rp300.000.000 (Standard) hingga Rp400.000.000 (Long Range),
  • Toyota bZ4X: Mencapai Rp500.000.000.

Mengingat harganya yang fantastis, sangat disarankan untuk memaksimalkan fasilitas garansi baterai yang biasanya diberikan pabrikan selama 8 tahun atau 160.000 km.

Klaim garansi agar biaya tak membengkak

Proses klaim garansi baterai mobil listrik sebenarnya cukup mudah asalkan pemilik kendaraan disiplin dalam aspek administrasi dan perawatan. 

Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk melakukan klaim garansi baterai mobil listrik agar peluang disetujui semakin besar.

  • Pengecekan buku garansi

Pastikan masa berlaku garansi, baik dari segi usia kendaraan (biasanya 8 tahun) maupun jarak tempuh (misalnya 160.000 km), masih terpenuhi.

Baca teliti syarat penurunan kapasitas minimal, umumnya klaim bisa diajukan jika kesehatan baterai di bawah 70 perseb,

  • Verifikasi riwayat servis

Kumpulkan bukti perawatan berkala di bengkel resmi. Pastikan tidak ada jadwal servis yang terlewat, karena kedisiplinan ini menjadi syarat mutlak validitas garansi.

Baca Juga: 7 Tips Merawat Baterai Motor Listrik agar Awet dan Tidak Cepat Rusak

  • Audit modifikasi

Pastikan sistem kelistrikan masih standar pabrikan. Segala bentuk modifikasi arus listrik atau pemasangan aksesori non-resmi yang memotong kabel dapat membatalkan hak klaim secara otomatis.

  • Diagnostik di bengkel resmi

Bawa kendaraan ke diler untuk pengujian menggunakan alat pemindai khusus.

Mintalah hasil cetak mengenai kondisi kesehatan baterai (State of Health) sebagai bukti otentik kerusakan.

  • Pengajuan formulir klaim

Isi formulir resmi dengan melampirkan identitas pemilik, STNK, dan dokumen pendukung lainnya.

Setelah diverifikasi oleh pihak pabrikan, penggantian modul atau unit baterai baru akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kontributor : Armand Ilham

Load More