Biaya ganti tampak tinggi, tapi ada garansi
Biaya ganti baterai mobil listrik di Indonesia memang tergolong tinggi karena baterai merupakan komponen termahal, mencakup sekitar 40 persen hingga 60 persen dari harga unit kendaraan.
Estimasi harga ini sangat bergantung pada kapasitas kWh dan teknologi sel yang digunakan masing-masing pabrikan.
Berikut adalah estimasi biaya penggantian baterai berdasarkan beberapa model populer di pasar.
- Wuling Air ev: Sekitar Rp100.000.000,
- BYD (Atto 3/Dolphin): Rp150.000.000–Rp200.000.000,
- Chery Omoda E5: Rp150.000.000–Rp250.000.000,
- MG 4 EV: Mulai dari Rp200.000.000,
- Hyundai IONIQ 5: Rp300.000.000 (Standard) hingga Rp400.000.000 (Long Range),
- Toyota bZ4X: Mencapai Rp500.000.000.
Mengingat harganya yang fantastis, sangat disarankan untuk memaksimalkan fasilitas garansi baterai yang biasanya diberikan pabrikan selama 8 tahun atau 160.000 km.
Klaim garansi agar biaya tak membengkak
Proses klaim garansi baterai mobil listrik sebenarnya cukup mudah asalkan pemilik kendaraan disiplin dalam aspek administrasi dan perawatan.
Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk melakukan klaim garansi baterai mobil listrik agar peluang disetujui semakin besar.
- Pengecekan buku garansi
Pastikan masa berlaku garansi, baik dari segi usia kendaraan (biasanya 8 tahun) maupun jarak tempuh (misalnya 160.000 km), masih terpenuhi.
Baca teliti syarat penurunan kapasitas minimal, umumnya klaim bisa diajukan jika kesehatan baterai di bawah 70 perseb,
- Verifikasi riwayat servis
Kumpulkan bukti perawatan berkala di bengkel resmi. Pastikan tidak ada jadwal servis yang terlewat, karena kedisiplinan ini menjadi syarat mutlak validitas garansi.
Baca Juga: 7 Tips Merawat Baterai Motor Listrik agar Awet dan Tidak Cepat Rusak
- Audit modifikasi
Pastikan sistem kelistrikan masih standar pabrikan. Segala bentuk modifikasi arus listrik atau pemasangan aksesori non-resmi yang memotong kabel dapat membatalkan hak klaim secara otomatis.
- Diagnostik di bengkel resmi
Bawa kendaraan ke diler untuk pengujian menggunakan alat pemindai khusus.
Mintalah hasil cetak mengenai kondisi kesehatan baterai (State of Health) sebagai bukti otentik kerusakan.
- Pengajuan formulir klaim
Isi formulir resmi dengan melampirkan identitas pemilik, STNK, dan dokumen pendukung lainnya.
Setelah diverifikasi oleh pihak pabrikan, penggantian modul atau unit baterai baru akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Masa Pakai Baterai Motor Listrik Berapa Km? Ini Tanda Harus Segera Diganti
-
5 Kelebihan Chery QQ3, Mobil Listrik Murah Rp146 Juta dengan Kabin Premium
-
Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Bisa Angkut Beban Berat 150 sampai 300 Kg, Mulai Rp3 Jutaan
-
Mengapa Hidupkan Lagi Insentif EV Bisa Redam Krisis Energi Akibat Konflik Timteng?
-
6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
-
Mudah, Ini Cara Merawat Motor saat Cuaca Panas dan Terik
-
Berapa Minimal Daya Listrik Rumah untuk Charge Mobil Listrik? Tak Perlu Antre di SPKLU
-
Mobil Listrik Kecil Apa Saja? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
Masa Kejayaan BYD Mulai Goyah, Laba Anjlok dan PHK Ribuan Karyawan