- Menteri ESDM Bahlil berhasil menyepakati tambahan pasokan minyak mentah dan LPG dari Rusia.
- Kerja sama G2G dan B2B ini bertujuan menjaga ketahanan energi nasional dari krisis.
- Pasokan energi Rusia berpotensi kuat menahan lonjakan harga BBM di pasar domestik Indonesia.
Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru saja merampungkan diplomasi energi di Rusia guna mengamankan pasokan agar ketersediaan dan harga BBM di Indonesia tetap terjaga. Langkah taktis ini diambil sebagai perisai pelindung ekonomi domestik di tengah ancaman guncangan harga minyak mentah dunia.
Bukan sekadar kunjungan seremonial biasa, diplomasi ini membawa misi krusial yang ujungnya akan sangat memengaruhi dompet masyarakat terkait nasib harga bahan bakar di SPBU ke depannya.
Berikut adalah deretan fakta menarik di balik misi strategis pemerintah ke Moskow yang berpotensi membawa angin segar bagi stabilitas harga BBM nasional:
1. Aksi Cepat Lanjutan dari Pertemuan Prabowo-Putin
Langkah Bahlil ke Rusia bukanlah manuver tiba-tiba, melainkan tindak lanjut konkret dari pembicaraan tingkat tinggi di Kremlin.
Sehari setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Vladimir Putin, Bahlil langsung tancap gas menggelar pertemuan tatap muka dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Kantor Kementerian Energi Moskow pada Selasa (14/4).
2. Sukses Mengamankan Tambahan Minyak Mentah dan LPG
Kabar baiknya, lobi tingkat menteri ini membuahkan hasil manis. Pertemuan yang turut dihadiri raksasa energi Rusia seperti Rosneft, Ruschem, Zahrubesneft, dan Lukoil ini berhasil mencapai kesepakatan penambahan pasokan migas.
"Hari ini saya baru selesai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan pembicaraan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Putin. Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik dimana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," kata Bahlil seusai pertemuan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
3. Jadi "Bumper" Penahan Kenaikan Harga BBM Domestik
Di tengah volatilitas geopolitik yang kerap membuat harga minyak dunia melambung, pasokan dari Rusia bisa menjadi penyelamat.
Adanya komitmen pasokan energi melalui jalur Government to Government (G2G) dan Business-to-Business (B2B) ini membuat beban impor Indonesia bisa lebih efisien.
Ujungnya, pemerintah punya ruang fiskal yang lebih aman untuk menahan potensi kenaikan harga BBM.
"Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," tegasnya.
4. Bukan Cuma Minyak, Tapi Meluas ke Infrastruktur dan Nuklir
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh