- Baterai merupakan komponen termahal mobil listrik yang memerlukan perawatan khusus agar tetap optimal selama 10 hingga 15 tahun.
- Pemilik mobil listrik perlu menjaga persentase daya 20-80% dan membatasi penggunaan pengisian cepat guna mencegah degradasi sel baterai.
- Menghindari suhu ekstrem, gaya berkendara agresif, serta rutin memperbarui sistem manajemen baterai dapat menjaga kesehatan dan nilai jual.
Jika dibiarkan terus-menerus, suhu panas lingkungan dapat merusak stabilitas kimia di dalam sel baterai. Selalu usahakan mencari tempat parkir yang teduh atau di dalam ruangan (indoor) untuk menjaga suhu baterai tetap dingin.
4. Jangan Biarkan Mobil "Nganggur" dalam Kondisi Kosong
Jika Anda berencana meninggalkan mobil listrik di rumah untuk waktu yang lama (misalnya saat mudik atau liburan ke luar negeri), jangan pernah meninggalkan baterai dalam kondisi 0% atau di bawah 20%.
Baterai yang kosong sama sekali dapat mengalami deep discharge, sebuah kondisi di mana sel baterai kehilangan kemampuan untuk menyimpan daya secara permanen.
Sebaliknya, meninggalkannya dalam kondisi 100% juga tidak baik. Rekomendasi terbaik adalah meninggalkannya di angka 50% hingga 60% untuk menjaga stabilitas kimia sel.
5. Hindari Gaya Mengemudi "Agresif" yang Terus-menerus
Akselerasi instan mobil listrik memang candu, namun "menginjak gas" secara mendalam (kick-down) secara terus-menerus menarik arus listrik dalam jumlah besar secara tiba-tiba dari baterai. Hal ini menyebabkan fluktuasi suhu internal baterai yang tajam.
Mengemudi dengan tenang dan memanfaatkan fitur Regenerative Braking tidak hanya menghemat daya, tetapi juga memperpanjang umur baterai karena aliran listrik masuk dan keluar terjadi secara lebih halus.
6. Rutin Melakukan Update Software (BMS)
Mobil listrik modern adalah "komputer berjalan". Pabrikan secara berkala merilis pembaruan perangkat lunak (software update) yang seringkali mencakup optimasi pada Battery Management System (BMS).
BMS adalah otak yang mengatur suhu, kecepatan pengisian, dan distribusi daya ke tiap sel baterai. Pembaruan perangkat lunak dapat memperbaiki bug yang mungkin menyebabkan pemborosan daya atau malfungsi yang bisa merusak baterai dalam jangka panjang.
Baterai mobil listrik memang akan mengalami degradasi seiring berjalannya waktu, namun seberapa cepat proses itu terjadi sepenuhnya ada di tangan pemiliknya.
Baca Juga: Geely EX2 vs BYD Atto 1 Mending Mana? Simak Perbandingannya
Ingat, merawat baterai mobil listrik bukan hanya soal menghemat uang, tetapi juga menjaga nilai jual kembali (resale value) kendaraan Anda agar tetap tinggi.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan
-
Pajak Mobil Listrik 2026 Sekarang Berapa? Tak Lagi Sepenuhnya Gratis, Ini Aturan Terbarunya
-
5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan
-
Changan Lumin vs BYD Atto 1, Mending Mana? Simak Spesifikasi dan Harganya di Sini
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan