Otomotif / Mobil
Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB
Penjualan Mobil Listrik BYD Naik Dua Kali Lipat di Jepang, Apa Rahasianya? (CarnewsChina)
Baca 10 detik
  • Penjualan mobil BYD di Jepang naik tajam 91,1 persen mencapai 625 unit bulan lalu. 
  • Ekspor kini menjadi andalan utama BYD setelah pasar domestik China mengalami persaingan yang ketat. 
  • BYD siapkan kei car listrik Racco seharga Rp270 jutaan untuk dobrak pasar otomotif Jepang. 

Suara.com - Merek asal China, BYD, berhasil membuktikan bahwa mobil listrik mereka makin diminati warga Jepang. Terbukti, penjualan mereka meroket nyaris dua kali lipat sepanjang Maret 2026.

Prestasi ini sangat mengejutkan mengingat pemerintah setempat baru saja memangkas subsidi kendaraan listrik secara drastis. Bantuan yang awalnya tembus 400.000 yen kini terjun bebas menjadi hanya 150.000 yen per kendaraan.

Alih-alih mundur, pabrikan raksasa ini malah nekat menargetkan penjualan hingga 10.000 unit tahun ini di sana. Mereka rupanya sudah menyiapkan taktik jitu dengan merancang peluncuran kei car berharga murah.

Melawan Arus di Tengah Dominasi Lokal

Menurut data Japan Automobile Importers Association (JAIA) seperti dilansir dari CarnewsChina, BYD mendaftarkan 625 unit kendaraan pada Maret 2026. Angka ini melompat tajam 91,1 persen dibandingkan capaian bulan yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, total distribusi mereka bahkan sukses menembus 1.142 unit. Pertumbuhan yang melebihi angka 100 persen ini menjadi sinyal waspada bagi produsen otomotif lokal.

Meski naik signifikan, mereka sebenarnya masih berstatus sebagai pemain kecil di Negeri Sakura. Dari total penjualan 407.564 unit bulan lalu, pangsa pasar BYD di segmen energi baru baru menyentuh angka 3,7 persen.

Fokus Ekspor Buntut Persaingan Ketat

BYD Linghui M9 (BYD)

Keberhasilan di luar negeri kini menjadi kunci hidup dan mati bagi perusahaan. Mereka sedang menghindari imbas persaingan harga yang sangat brutal di negara asalnya sendiri akibat penghapusan subsidi.

Baca Juga: 4 Jenis Mobil Listrik dan Cara Kerjanya, Ketahui sebelum Memutuskan Beli

Berdasarkan data China EV DataTracker, angka penjualan global mereka menyentuh 688.939 unit. Pencapaian di pasar internasional ini ternyata menyumbang lebih dari separuh total penjualan pabrikan tersebut.

Tingginya angka ekspor membuktikan bahwa strategi ekspansi mereka berjalan sesuai rencana. Pasar mancanegara kini resmi menjadi urat nadi baru untuk mempertahankan keuntungan bisnis.

Senjata Baru Bernama Kei Car

Saat ini mereka sudah menjajakan lima model andalan untuk menggoda konsumen setempat. Lini produk tersebut meliputi varian Sealion 7, Atto 3, Dolphin, dan Seal.

Empat dari daftar tersebut mengandalkan tenaga baterai murni, sedangkan satu sisanya adalah model plug-in hybrid. Namun, gebrakan sesungguhnya baru akan terjadi dalam waktu dekat.

Tahun ini mereka bersiap menggempur pasar dengan kei car bertenaga listrik bernama Racco. Mobil mungil ini kabarnya akan dipasarkan dengan harga sangat menggoda, yakni sekitar Rp270 jutaan.

Load More