Bahan baku dari biodiesel tersebut berupa CPO atau crude palm oil dan limbah minyak goreng. Maka dari itu, penetapan alokasi feedstock sebagai penentu utama dalam pencapaian target nasional.
Proses produksi secara umum terdiri dari pengumpulan feedstock lalu pretreatment, selanjutnya proses transesterifikasi untuk FAME atau hydrotreatment untuk HVO, setelah itu pemurnian dilanjutkan blending pakai diesel mineral demi tercapainya kadar target B50.
Setelah menjadi biodiesel B50, ada beberapa manfaat penting yang terkandung didalamnya seperti ketahanan energi nasional, penyerapan industri agrikultur domestik, mengurangi emisi, mendukung penuh kebijakan hijau dan sosial ekonomi keseluruhan.
Kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia soal Penerapan B50
Harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan di bawah USD100 per barel. Namun, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tetap menerapkan pemberlakuan B50 pada 1 Juli 2026.
Menurut pendapatnya, rencana tidak berubah walaupun harga minyak dunia turun. Bahlil menuturkan bahwa Pemerintah tidak akan mengambil risiko dengan terus menggantungkan pada impor.
"B50 tetap harus ada, ini survival mode. Jangan karena kita berbicara tentang harga turun kemudian kita menggantungkan lagi," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada 17 April 2026.
"Sekarang siapa yang menjamin hari ini harga turun besok terjadi gejolak apa lagi," lanjutnya.
Bahlil juga mengungkapkan langkah pengalihan biodiesel tersebut sudah menjadi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan untuk mitigasi risiko terhadap dampak geopolitik yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Baca Juga: B50 Digenjot untuk Energi, Mengapa Dikhawatirkan Picu Deforestasi dan Harga Pangan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan