- Polda Metro Jaya membongkar sindikat penyelundupan 1.494 motor ilegal di sebuah gudang di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
- Sindikat tersebut telah mengekspor 99.000 unit motor ke negara Afrika sejak tahun 2022 dengan modus operandi mutilasi kendaraan.
- Aksi ilegal ini merugikan negara sebesar Rp177 miliar dan menetapkan Direktur PT Indobike 26 berinisial WS sebagai tersangka utama.
Tujuan Ekspor ke Benua Afrika
Target pasar dari motor-motor ilegal ini bukanlah dalam negeri, melainkan negara-negara di Benua Afrika.
Secara spesifik, pihak kepolisian menyebutkan bahwa motor-motor tersebut hendak dikirim menuju negara Togo dan kepulauan Tahiti.
Kendaraan ini diduga didapat dari pengepul yang memanfaatkan pengalihan jaminan fidusia secara ilegal.
Polisi masih mendalami apakah ada penggunaan data pribadi orang lain atau akses ilegal dalam pengajuan kredit motor-motor tersebut.
Kerugian Publik Mencapai Ratusan Miliar
Aksi penyelundupan ini memberikan dampak ekonomi yang sangat besar Meskipun sindikat ini meraup keuntungan sekitar Rp 26 miliar.
Tak cuma korban pencurian, negara juga harus menanggung kerugian yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 177 miliar.
Kerugian ini berasal dari hilangnya potensi penerimaan pajak serta pungutan kepabeanan yang seharusnya masuk ke kas negara dari sektor ekspor.
Baca Juga: Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
Tersangka WS kini terancam hukuman penjara maksimal enam tahun dengan jeratan pasal berlapis, mulai dari penadahan, penggelapan, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Berita Terkait
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel
-
Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi