Otomotif / Motor
Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB
Ilustrasi balap MotoGP (motogp.com)
Baca 10 detik
  • Kapasitas mesin MotoGP 2027 turun menjadi 850cc dan fitur aerodinamika ekstrem akan dilarang.
  • Pembalap hanya diperbolehkan memakai satu motor utama di garasi tanpa ada motor cadangan.
  • Skenario lompat motor saat hujan dihapus, menuntut kerja kilat mekanik saat ganti ban.

Dampak paling ekstrem dari aturan satu motor akan terasa saat balapan flag-to-flag (kondisi cuaca berubah mendadak dari kering ke basah, atau sebaliknya).

Selama ini, saat hujan turun, pembalap hanya perlu masuk ke pit dan langsung "melompat" ke motor kedua yang sudah disiapkan dengan ban basah dan settingan suspensi yang berbeda.

Jika aturan baru ini disahkan, skenario itu tinggal kenangan. Pembalap harus menunggu di pit sementara mekanik bekerja kilat mengganti kedua roda dan merombak setup motor di tempat.

Hal ini akan mengubah dinamika balap secara drastis, di mana kecepatan dan presisi kerja mekanik di dalam garasi akan sama menentukannya dengan aksi pembalap di atas lintasan aspal.

Apakah regulasi ini akan membuat MotoGP kembali ke era balap murni yang lebih mendebarkan? Kita tunggu saja ketok palu resminya.

Load More