Otomotif / Motor
Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB
Para teknisi AHASS tengah melakukan preparasi sepeda motor Honda yang dikirim konsumen [Wahana].
Baca 10 detik
  • Desain bodi motor yang terlalu mulus dan rumit sangat menyulitkan mekanik saat servis. 
  • Lima motor paling dihindari mekanik: PCX 160, Stylo, Mio Karbu, Vega ZR, dan Blade. 
  • Kerumitan bongkar pasang sering mematahkan kancing bodi, menyebabkan motor konsumen bergetar setelah diservis. 

"Kerjaan yang seharusnya cepat malah bikin mekanik emosi, darah tinggi, dan kerjaan enggak selesai-selesai. Alhasil pendapatan menurun, emosi meningkat."

3. Yamaha Mio Karbu

Yamaha Mio Series (freepik.com/Januar iman)

Motor jadul yang satu ini sudah melegenda di kalangan bengkel sebagai salah satu yang paling menguji kesabaran. 

"Bongkar karburatornya aja ribet banget, banyak selang dan lintasan yang bikin ribet kayak roller coaster. Semua mekanik sudah mengakui kalau bautnya Mio Karbu ini super banyak dan super ribet," tuturnya.

Belum lagi jumlah baut pada area CVT yang jauh lebih banyak dibandingkan kompetitor di kelasnya. Baut-baut ini sering kali slek atau dol. 

"Kalau memang mau jadi mekanik itu ya harus siap ribet. Tapi di sini ribetnya sudah enggak seperti biasa, apalagi kalau ketemu baut yang dol atau slek."

4. Yamaha Vega ZR

Yamaha Vega ZR. [Yamaha]

Meski berstatus motor bebek karburator yang seharusnya simpel, Yamaha Vega ZR menyimpan desain yang bikin mekanik geleng-geleng kepala.

"Mau servis karburator aja sampai ke belakang bagian depan dibongkar semua. Padahal ini masih motor karburator, kenapa pabrikan mendesain sebegitunya hanya untuk sekadar servis?" protes sang mekanik.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?

Meski ada nilai plusnya—mekanik bisa sekalian mengecek kondisi kabel bodi dan rangka dari tikus atau karat—namun tenaga yang dikeluarkan sangat tidak sepadan dengan jenis perbaikannya.

5. Honda Blade (Generasi Kedua)

Ilustrasi Honda Blade generasi pertama. (OLX/Kiyadi)

Jika ada piala untuk motor paling dihindari mekanik, Honda Blade Generasi Kedua adalah juaranya. Tingkat kerumitannya saat membongkar karburator hingga area belakang membuat motor ini memicu "drama" di bengkel.

"Kalau sudah ketemu dengan motor ini, mekanik itu sudah rebutan. Rebutan mau ke belakang (menghindar), bukan rebutan mau nanganin. Pakai akal licik, penuh dengan drama, intinya pengin enggak nangani motor ini," ceritanya geli.

Saking malasnya, para mekanik konon sering menggunakan taktik licik mulai dari pura-pura sibuk memegang alat, hingga mendadak lari ke toilet agar rekan mekanik lain yang terpaksa mengambil antrean tersebut. Mending beristirahat daripada harus berurusan dengan kerumitan bodi Blade!

Dampak Langsung Bagi Konsumen dan Pesan Untuk Pabrikan

Kerumitan ini bukan sekadar keluh kesah bengkel, tapi berdampak langsung pada dompet dan kenyamanan Anda.

Bodi yang terlalu sering dibongkar paksa dengan puluhan baut tersembunyi rawan mengalami patah kancing. Inilah alasan utama mengapa motor Anda sering terasa bergetar, berisik, dan tidak presisi lagi setelah pulang dari bengkel.

"Kalau pas habis diservis tuh pasti ada yang enggak utuh. Entah bautnya yang hilang atau kancingan bodinya yang patah, dampaknya sehabis servis motor biasanya terasa getar," beber sang mekanik membongkar rahasia bengkel.

Load More