- NHTSA menginvestigasi Mazda CX-90 2024 karena masalah kemudi lengket yang tetap muncul meski telah menjalani perbaikan penarikan resmi.
- Cacat pada sistem kemudi Mazda tersebut telah memicu 26 laporan konsumen dan mengakibatkan dua insiden kecelakaan di lapangan.
- Toyota menarik lebih dari 160.000 unit truk Tundra akibat kegagalan perangkat lunak kamera belakang yang mengganggu visibilitas pengemudi.
Suara.com - Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) melakukan investigasi terhadap Mazda CX-90 tahun 2024. Langkah ini diambil setelah upaya penarikan kembali atau recall sebelumnya diduga gagal mengatasi kerusakan pada sistem kemudi kendaraan.
Otoritas federal menerima sedikitnya 26 laporan terkait fenomena kemudi lengket yang terjadi secara tiba-tiba. Ironisnya semua laporan tersebut berasal dari unit yang sebenarnya sudah menjalani prosedur perbaikan resmi dari Mazda pada Januari lalu. Masalah ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengemudi di jalan raya.
"Setelah menerima perbaikan penarikan kembali 24V022, konsumen melaporkan peningkatan mendadak pada tenaga kemudi saat mengemudi. Perubahan mendadak dan tak terduga pada tenaga kemudi saat mengemudi dapat meningkatkan risiko kecelakaan," tulis NHTSA dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (9/6/2026).
Hingga saat ini cacat produksi tersebut telah dikaitkan dengan dua insiden kecelakaan di lapangan. Selain Mazda produsen raksasa Toyota juga menghadapi masalah serius dengan menarik kembali lebih dari 160.000 unit truk pikap Tundra dan Tundra Hybrid produksi 2024 hingga 2025.
Masalah pada Toyota ini bersumber dari cacat perangkat lunak yang menyebabkan sistem monitor tampilan panorama gagal menampilkan gambar kamera belakang secara akurat. Hal ini dinilai sangat berbahaya karena mengganggu visibilitas pengemudi saat sedang bermanuver.
"Gambar dari kamera spion yang tidak ditampilkan mengurangi pandangan pengemudi ke belakang kendaraan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan," catat NHTSA.
Regulator memperkirakan seluruh unit Mazda yang ditarik tersebut mengalami cacat. Penarikan ini mencakup puluhan ribu unit Tundra Hybrid yang diproduksi antara Agustus 2023 hingga Juni 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart
-
Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Honda ADV160 Kalah Telak? Kenalan Sama Skutik Adventure Murah dengan Tangki Raksasa
-
Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli
-
Kalah Saing Honda Pilih Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan Mulai 2026
-
Kawasaki Brusky vs 3 Kompetitor Motor Matic 125cc, Mending Mana?
-
Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen
-
5 Mobil Murah dan Bandel Cocok untuk Belajar Nyetir, Intip Rekomendasi Pakar
-
Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia