- Maung Garuda kebal peluru, namun Prabowo ungkap atapnya sempat bocor saat hujan deras.
- Performa suspensi masih perlu disempurnakan karena mobil terasa bergetar saat melewati medan pegunungan.
- Meski belum sekelas mobil Eropa, Prabowo tetap setia menggunakan Maung demi mendukung produk lokal.
Temuan Pengujian Lapangan: Spesifikasi vs Realita
Berdasarkan "review langsung" dari sang Presiden, terdapat beberapa catatan penting mengenai dinamika berkendara dan build quality Maung Garuda yang perlu disempurnakan:
- Sektor Proteksi & Weatherproofing:
Meskipun bodi luar dilengkapi composite armor dan kaca antipeluru untuk proteksi VVIP, tingkat kerapatan komponen (sealing) atap sempat kedodoran hingga memicu kebocoran kabin saat diguyur hujan deras.
- Sektor Performa & NVH (Noise, Vibration, Harshness):
Dapur pacu diesel 199 Tk dan transmisi otomatis 8-percepatan miliknya handal untuk mobilitas, namun sistem peredaman getaran pada kaki-kaki masih menghasilkan efek getar atau bunyi 'gredek' ketika dipaksa bekerja keras melintasi medan pegunungan.
- Sektor Kenyamanan Kabin:
Ornamen mewah khas kendaraan kepala negara sudah tersemat dengan baik, namun kekedapan suara serta kehalusan sasis secara keseluruhan masih dalam tahap penyempurnaan berkelanjutan.
Menang di Nasionalisme
Membuat mobil sekelas Presidential State Car bukanlah perkara instan. Membutuhkan riset puluhan tahun untuk menyamai keheningan kabin dan kelembutan suspensi pabrikan Eropa.
Prabowo sangat menyadari hal ini. Ia mengakui bahwa kenyamanan produk lokal ini belum bisa diadu secara apple-to-apple dengan flagship Eropa ternama.
Namun, ada satu nilai ekstra yang membuat Maung Garuda Limousine ini menang telak di mata sang Presiden.
Baca Juga: Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah
"Yang namanya sesuatu yang baru mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes Benz. Aku sudah enggak bisa lagi, saya pakai Maung," kata Prabowo.
Sebagai VVIP, Prabowo memilih untuk merelakan sedikit kenyamanannya demi menjadi test driver nyata bagi kemajuan industri otomotif bangsa.
"Suka tidak suka, karena saya Presiden, saya harus kasih contoh. Saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia," tegasnya. "Demi nasionalisme, saya tetap pakai mobil ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan