Otomotif / Mobil
Kamis, 11 Juni 2026 | 12:43 WIB
Review Jujur Prabowo: Maung Garuda Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek' [BPMI Sekretariat Presiden]
Baca 10 detik
  • Maung Garuda kebal peluru, namun Prabowo ungkap atapnya sempat bocor saat hujan deras.
  • Performa suspensi masih perlu disempurnakan karena mobil terasa bergetar saat melewati medan pegunungan.
  • Meski belum sekelas mobil Eropa, Prabowo tetap setia menggunakan Maung demi mendukung produk lokal.
  •  
Maung MV3 buatan Pindad membawa Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Oktober 2024. [Antara]

Temuan Pengujian Lapangan: Spesifikasi vs Realita

Berdasarkan "review langsung" dari sang Presiden, terdapat beberapa catatan penting mengenai dinamika berkendara dan build quality Maung Garuda yang perlu disempurnakan:

  • Sektor Proteksi & Weatherproofing:

Meskipun bodi luar dilengkapi composite armor dan kaca antipeluru untuk proteksi VVIP, tingkat kerapatan komponen (sealing) atap sempat kedodoran hingga memicu kebocoran kabin saat diguyur hujan deras.

  • Sektor Performa & NVH (Noise, Vibration, Harshness):

Dapur pacu diesel 199 Tk dan transmisi otomatis 8-percepatan miliknya handal untuk mobilitas, namun sistem peredaman getaran pada kaki-kaki masih menghasilkan efek getar atau bunyi 'gredek' ketika dipaksa bekerja keras melintasi medan pegunungan.

  • Sektor Kenyamanan Kabin:

Ornamen mewah khas kendaraan kepala negara sudah tersemat dengan baik, namun kekedapan suara serta kehalusan sasis secara keseluruhan masih dalam tahap penyempurnaan berkelanjutan.

Menang di Nasionalisme

Membuat mobil sekelas Presidential State Car bukanlah perkara instan. Membutuhkan riset puluhan tahun untuk menyamai keheningan kabin dan kelembutan suspensi pabrikan Eropa.

Prabowo sangat menyadari hal ini. Ia mengakui bahwa kenyamanan produk lokal ini belum bisa diadu secara apple-to-apple dengan flagship Eropa ternama.

Namun, ada satu nilai ekstra yang membuat Maung Garuda Limousine ini menang telak di mata sang Presiden.

Baca Juga: Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

"Yang namanya sesuatu yang baru mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes Benz. Aku sudah enggak bisa lagi, saya pakai Maung," kata Prabowo.

Sebagai VVIP, Prabowo memilih untuk merelakan sedikit kenyamanannya demi menjadi test driver nyata bagi kemajuan industri otomotif bangsa.

"Suka tidak suka, karena saya Presiden, saya harus kasih contoh. Saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia," tegasnya. "Demi nasionalisme, saya tetap pakai mobil ini."

Load More