- Kondisi ekonomi global yang tidak menentu mendorong konsumen Indonesia beralih ke mobil listrik bekas yang lebih efisien.
- Pakar otomotif Ridwan Hanif menyatakan penggunaan intensif mobil listrik dapat memberikan keuntungan finansial melalui penghematan biaya bahan bakar.
- Pasar otomotif menawarkan berbagai opsi mobil listrik bekas ekonomis seperti Wuling Air EV, Seres E1, hingga Hyundai Ioniq.
Dengan taksiran harga bekas mulai dari Rp89 juta hingga Rp130 juta, Seres E1 menawarkan jarak tempuh antara 180 hingga 220 km yang sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan komuter dalam kota.
3. Neta V
Jika Anda menginginkan kenyamanan lebih dengan bentuk SUV, Neta V bisa menjadi alternatif yang masuk dalam radar pencarian.
Mobil ini menawarkan jarak tempuh yang diklaim mencapai 401 km, yang tentu saja memberikan rasa tenang lebih saat berkendara jarak menengah.
Meski harga bekasnya bervariasi mulai dari Rp150 juta hingga Rp220 juta, unit dengan harga mendekati plafon bawah anggaran Anda sudah mulai bermunculan di pasaran.
4. BYD Atto 1
BYD Atto 1 Standard Range juga mulai mencuri perhatian konsumen Indonesia berkat kualitas pengerjaan dan fitur yang lengkap di kelasnya.
Mobil listrik asal Tiongkok ini menawarkan tenaga sebesar 55 kW dan torsi 135 Nm dengan jarak tempuh sekitar 300 km.
Saat ini, taksiran harga bekas untuk Atto 1 berada di kisaran Rp150 juta hingga Rp180 juta, yang menjadikannya opsi kompetitif bagi mereka yang mencari fitur modern.
Baca Juga: Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
5. Hyundai Ioniq Electric
Terakhir, ada Hyundai Ioniq Electric yang dikenal sangat efisien dan nyaman untuk dikendarai.
Meskipun harga pasarannya sering kali masih berada di angka Rp195 juta ke atas, namun bagi pembeli yang beruntung atau mencari unit dengan usia lebih tua, mobil ini tetap menjadi standar kenyamanan mobil listrik di kelasnya.
Dengan torsi mencapai 295 Nm, Ioniq Electric menawarkan performa berkendara yang responsif sekaligus efisiensi energi yang sangat kompetitif untuk penggunaan jangka panjang.
Berita Terkait
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang
-
Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km
-
Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox
-
Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung
-
Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru
-
Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta
-
5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga
-
Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor