- Yamaha menghadirkan skutik roda tiga Tricity 125 di Singapura untuk menantang dominasi Honda Vario 125 di perkotaan.
- Tricity 125 unggul melalui teknologi Leaning Multi-Wheel yang memberikan stabilitas ekstra serta performa mesin yang lebih bertenaga.
- Motor ini menawarkan fitur layar TFT serta konektivitas ponsel pintar yang memberikan pengalaman berkendara mewah bagi komuter perkotaan.
Suara.com - Persaingan di kelas skutik 125cc tampaknya bakal semakin memanas dengan hadirnya jagoan unik dari pabrikan garpu tala.
Selama ini, Honda Vario 125 telah menjadi penguasa jalanan yang sulit digoyahkan berkat reputasi mesin eSP 124,8 cc yang efisien dan desain yang sporty.
Namun, Yamaha kini menghadirkan tantangan serius lewat Yamaha Tricity 125, sebuah skutik yang tidak hanya menawarkan mesin sekelas, tetapi juga membawa teknologi yang biasanya hanya ditemukan pada motor gede atau moge.
Siapa sebenarnya target utama dari kehadiran motor ini? Yamaha mengincar para komuter perkotaan, baik pengendara lama maupun pemula, yang mencari stabilitas lebih saat membelah kemacetan kota.
Menariknya, Tricity 125 bukan sekadar skutik biasa karena mengusung desain roda tiga yang sangat mencolok.
Apa yang membuatnya istimewa adalah penggunaan sistem kemudi Leaning Multi-Wheel atau LMW dengan geometri Ackermann yang telah dipatenkan.
Teknologi ini memungkinkan dua roda depan berbelok secara miring dengan halus, sebuah sistem yang identik dengan moge Yamaha Niken yang legendaris.
Mengapa fitur ini dianggap sebagai terobosan besar? Bagi pengendara di kota besar yang sering menghadapi permukaan jalan basah atau tidak rata, stabilitas adalah segalanya.
Dengan dua roda di depan, Yamaha Tricity 125 memberikan rasa percaya diri dan stabilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan skutik konvensional.
Baca Juga: [CEK FAKTA] Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional
Di sisi lain, Honda Vario 125 tetap mengandalkan kelincahan khas roda dua dengan ban yang sporty dan fitur fungsional seperti bagasi 18 liter serta gantungan barang di depan.
Bagaimana dengan urusan dapur pacu? Di sinilah persaingan teknis menjadi sangat menarik. Yamaha Tricity 125 dibekali mesin Blue Core 125cc standar EURO5+ yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 9,0 kW pada 8.000 rpm dan torsi 11,2 Nm pada 6.000 rpm.
Angka ini sedikit lebih unggul di atas kertas jika dibandingkan dengan Honda Vario 125 yang menghasilkan tenaga 8,2 kW pada 8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm pada 5.000 rpm.
Yamaha juga menyematkan fitur Stop & Start System untuk menghemat konsumsi bahan bakar saat berhenti di lampu merah, sebuah teknologi yang sebanding dengan sistem ISS milik Honda.
Kapan dan di mana fitur moge lainnya terlihat? Selain pada sistem roda tiganya, nuansa premium Tricity 125 terpancar kuat dari panel instrumennya.
Jika Honda Vario 125 menggunakan Full Digital Panelmeter yang informatif, Yamaha melangkah lebih jauh dengan menyematkan layar TFT 4,2 inci yang bisa terhubung ke smartphone melalui aplikasi MyRide.
Berita Terkait
-
[CEK FAKTA] Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional
-
3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar
-
Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan
-
Ingat Yamaha Crypton? Begini Tampang Penerusnya, Harga Papan Atas
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun
-
Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?
-
5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
-
Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Wanita di Atas 40 Tahun dengan Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Cara Membedakan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat, Begini Ciri-cirinya
-
Kebakaran Mobil di SPBU Pekanbaru, Hanguskan Pompa Pengisian BBM
-
Harga Minyak Dunia Bisa Makin Kacau, Giliran Jalur Utama Ekspor BBM Arab Saudi Diblokir