Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB
Logo Volkswagen (VW). [Shutterstock]
BACA 10 DETIK
  • Volkswagen menunda pengembangan mobil listrik ID.Golf karena menghadapi tekanan finansial serta penurunan kinerja penjualan.
  • Keputusan penundaan yang diumumkan pada 31 Oktober tersebut bertujuan memperbaiki struktur biaya dan mengatur prioritas investasi.
  • Penundaan ini membuat jadwal peluncuran ID.Golf yang direncanakan di Jerman semakin tidak pasti.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW), menghentikan sementara pengembangan mobil listrik Golf atau ID.Golf. Langkah ini diambil lantaran tekanan finansial yang membatasi kemampuan perusahaan dalam membiayai pengembangan model masa depan.

“Kami tidak mampu membiayai pekerjaan ini saat ini,” kata Kepala Merek Volkswagen Thomas Schafer, sebagaimana dilaporkan Autocar, Sabtu (31/10) waktu setempat.

Schafer menegaskan keputusan tersebut telah disepakati oleh jajaran direksi perusahaan. Namun, ia memastikan penundaan ini bukan berarti proyek Golf listrik dibatalkan.

Direktur Keuangan Volkswagen David Powels mengatakan kondisi pasar masih sangat menantang dan sejumlah faktor khusus turut membebani kinerja keuangan perusahaan. Oleh karena itu, Volkswagen perlu menetapkan kembali prioritas investasi dan memperbaiki struktur biaya.

Menurut Powels, salah satu langkah yang diambil adalah menghentikan sementara pekerjaan pengembangan ID.Golf hingga perusahaan memiliki kemampuan untuk mengakomodasi kebutuhan investasi secara lebih aman.

Keputusan ini menambah ketidakpastian jadwal kehadiran Golf listrik. Sebelumnya, model ini mengalami beberapa kali penundaan akibat perubahan arsitektur kendaraan Scalable Systems Platform (SSP) dan perangkat lunaknya. Proyek ini semula diperkirakan meluncur pada 2028 atau 2029, sebelum bergeser ke awal dekade 2030-an. ID.Golf direncanakan diproduksi di fasilitas Wolfsburg, Jerman.

Penundaan terjadi di tengah tekanan keuangan yang berat. Volkswagen Group mencatat kerugian sebesar 5,82 miliar euro pada kuartal ketiga 2026, sementara merek Volkswagen rugi hingga 182 juta euro. Dalam sembilan bulan pertama 2026, pengiriman kendaraan seluruh merek turun 9 persen menjadi 6,01 juta unit, sedangkan pengiriman kendaraan listrik terkoreksi 5,4 persen menjadi 678.702 unit.

Tekanan dipengaruhi margin keuntungan kendaraan listrik yang masih lebih rendah dibandingkan model bermesin pembakaran internal (ICE). ID.Golf sendiri direncanakan memakai platform SSP generasi baru hasil kolaborasi teknologi perangkat lunak dengan Rivian. Sementara versi listrik tertunda, produksi Golf bermesin konvensional tetap berlanjut dengan pemindahan fasilitas produksi dari Wolfsburg ke Puebla, Meksiko.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com