Usai bergabung dengan NII, dirinya kerap mengumandangkan kata-kata jihad hingga membuat Pepi diusir dari NII.
“Usai diusir dari NII saya belajar bom dari youtube, waktu itu ada cara belajar buat bom di youtube,” ungkap Pepi.
Pepi mengaku dirinya sebagai lone wolf, yang bergerak sendiri dalam merencanakan teror bomb uku yang terjadi beberapa belas tahun kebelakang.
Seiring berjalannya waktu, dia mengaku dibantu juga oleh beberapa temannya mantan dari NII untuk merakit bom.
“Tiga bulan merakit 12 buah (bom. Karena tujuan akhir saya saat itu adalah ngebom gereja di Serpong,”katanya.
Pada satu minggu sebelum tiba waktu Misa Natal, Pepi sudah menjalankan aksinya. Dia memasang bom yang dilengkapi menggunakan alarm supaya bisa diledakan dari ajarak yang jauh.
Ketika itu, Pepi mengaku kalau dirinya sedang bergerak pergi menuju ke Provinsi Aceh. Namun Pepi mengaku beruntung bom tersebut tidak meledak, ketika dirinya berhasil diringkus oleh aparat.
Pepi mendapatkan hukum penjara dengan vonis 20 tahun, dan bebas setelah menjalani masa tahanan selama 11,5 tahun. Saat ini dia masih menjalankan masa pembebasan bersyarat.
“Dalam kesempatan ini kalau saya boleh minta maaf, ya saya minta maaf sebesar-besarnya memang atas kesalahan sikap alah paham yah. Paham saya yang salah,” ungkap Pepi. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Alshad Ahmad Bilang Bakal Jual Rumahnya Buat Wujudkan dan Bangun Impiannya Sebagai Pecinta Satwa, Apa Itu?
-
Boy William Lontarkan Kalimat yang Bikin Girang untuk Ayu Ting Ting, Didoakan Berjodoh dan Seiman
-
Fuji Kena Getah Akibat Promosikan Online Shop yang Diklaim Milik Temannya, Wanita Ini Malah Jadi Korban Penipuan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai