SuaraPekanbaru.id - Dari tahun ke tahun, keberadaan pengatur jalan yang dikenal sebagai Pak Ogah selalu mewarnai hiruk-pikuk Kota Pekanbaru.
Padahal, keberadaan Pak Ogah tidak selalu diharapkan masyarakat Kota Pekanbaru.
Bahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah berulang kali melakukan penertiban terhadap Pak Ogah.
Memang benar Pak Ogah mengatur kendaraan yang hendak berputar arah pada beberapa U-Turn. Namun, Pak Ogah malah membuat kemacetan. Apalagi saat jam sibuk seperti di sore hari.
Itulah kenyataan yang kerap membuat Pemko Pekanbaru jengkel.
Sampai bulan puasa Ramadhan ini, Minggu 26 Maret 2023, belum terdengar lagi kabar tentang rencana Pemko Pekanbaru terhadap Pak Ogah.
Kabar terakhir, Selasa 10 Januari 2023, Pemko Pekanbaru sudah beberapa kali melakukan penertiban terhadap Pak Ogah. Namun, Pak Ogah selalu kucing-kucingan dengan petugas yang melakukan penertiban.
"Kami bersama Forum Lalu Lintas sudah beberapa kali melakukan penindakan. Kita bawa ke kantor polisi, bahkan sempat sampai kita tahan mereka beberapa hari," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso, Selasa 10 Januari 2023.
Yuliarso mengatakan, Pak Ogah itu bukan solusi untuk mengatur lalulintas. Pasalnya, keberadaan Pak Ogah malah membuat keresahan masyarakat.
Baca Juga: Kumpulan Doa Puasa Hari 1-30 Ramadhan, Latin, dan Artinya
Katanya, Pak Ogah masuk dalam kategori Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), Karena itu, Dinas Sosial juga harus ikut menertibkan. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL