SUARA PEKANBARU - Pendakwah asal Cirebon, Buya Yahya menjelaskan, tentang hukum wanita berpuasa yang mengeluarkan darah.
Semula ada jamaah yang bertanya kepada Buya Yahya tentang hukum puasa bagi wanita yang mengeluarkan darah dan itu bukan haid.
"Bagaimana jika puasa masih saja mengeluarkan darah tapi itu bukan haid? Darah keluar akibat efek penggunaan KB sampai 6 bulan melahirkan masih keluar darah bagaimana puasanya? Sedang itu bukan darah mens atau nifas," demikian bunyi pertanyaannya.
Melansir laman resmi buyayahya.org, untuk mengetahui haid atau bukan, itu bukan dengan pil KB, tapi mengikuti rumus haid.
"Pil KB tidak akan mengubah rumus haid. Untuk mengetahui darah itu haid atau nifas adalah dengan rumus khusus haid dan nifas," kata Buya Yahya.
Rumus Haid
1. Dia telah berusia 9 tahun hijriah atau lebih
2. Darah keluar setelah didahului suci 15 hari 15 malam atau lebih
3. Darah tidak kurang dari 24 jam (dalam jangka 15 hari).
Baca Juga: Cara Baru Irjen Karyoto Pecahkan Kemacetan Di Jakarta, Target Kuningan Ke Mampang Cuma 5 Menit
4. Darah tidak lebih dari 15 hari
5. Darah tidak didahului oleh kelahiran
Ada beberapa hal yang perlu diketahui, pertama paling sedikitnya nifas adalah setetes, paling banyaknya nifas adalah 60 hari, dan umumnya darah nifas adalah 40 hari.
Kaidah-kaidah mengetahui darah nifas:
- Darah keluar setelah kelahiran janin atau bakal janin
- Bersihnya rahim dari kandungan
- Darah keluar sebelum berlakunya 15 hari dari saat melahirkan
- Darah keluar tidak boleh melebihi 60 hari dari saat melahirkan
- Waktu darah terputus tidak boleh melebihi 15 hari
Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan, jika memang terbukti dengan rumus itu bukanlah darah haid, dan bukan darah nifas hukum puasanya adalah tetapi sah.
"(Berarti itu adalah darah istihadhah), dan jika itu darah istihadhah maka baginya tetap wajib berpuasa, dan wajib shalat," ucap Buya Yahya.
Ia pun mengatakan, karena pada hakikatnya jika seseorang tidak haid maupun tidak nifas boleh menjalankan puasa. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter