SUARA PEKANBARU - Sering mendatangi dan percaya dukun, Ustadz Adi Hidayat sampai mohon ampunan.
Indonesia dikenal sebagai satu negara yang cukup kental dengan kepercayaan pada orang sakti atau lebih dikenal dukun atau "orang pintar".
Banyak masyarakat dari berbagai golongan mendatangi dukun hanya untuk sekadar meminta keteguhan hati pada tujuan yang ingin dicapai.
Nah, praktik perdukunan ini sangat "dilindungi" karena dinilai sebagai kearifian lokal dari budaya Indonesia.
Bukan itu saja, para petinggi negara yang suka berdukun juga jadi faktor lain para dukun semakin kuat di negara ini.
Dalam hal ini, Ustadz Adi Hidayat sampai memohon ampunan pada Allah lantaran masih banyak yang terjebak pada permainan dukun.
Dosa besar yang akan ditimpakan dan bencana yang dihujamkan menjadi alasan lain mengapa percaya pada dukung sangat dilarang.
Dalam hal ini juga ustadz yang akrab disapa UAH menyinggu ng soal pengobatan alternatif yang dipercayakan pada dukun yang dilarang dalam Islam.
Pengobatan itu ditakutkan ada persekutuan dengan setan dimana mereka menjadi senajat bagi para dukun.
Sebagai pencegahan, Ustadz Adi Hidayat menyarankan agar hanya kepada Allah-lah memohon keselamatan dan kesehatan.
Karena jika meminta pada selain Allah maka akan tersesat dalam kemusyrikan.
Seperti diketahui saat ini santer seputar ilmu perdukunan dan sejenisnya, Ustadz Adi Hidayat menanggapi hal demikian.
Dikatakan UAH, siapa saja yang melibatkan diri pada dukun tentang kehidupan maka akan mendapat ancaman seirus.
Misal, berkonsultasi, meminta sesuatu, membenarkan dunia perdukunan, maka ada ancaman dari Nabi Muhammad SAW.
Diriwayatkan Abdullah Bin Mas'ud:
Berita Terkait
-
Santet, Sihir, dan Tipu Daya Manusia Jahat Tak Bisa Ditangkal? Ustaz Adi Hidayat sampai Beri Penjelasan Begini
-
Saat Malam Penuh Sesak oleh Para Malaikat, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Ciri Malam Lailatul Qadar, Pohon Pun Tenang
-
Para Istri Bisa Penuhi Nafkah Suami dan Keluarga, Tapi Harus Ingat Kata Buya Yahya Model Suami Macam Ini Bukan Laki-Laki
-
Rahasi 2 Amalan Sebelum Tidur Kata Ustadz Adi Hidayat, Ganjaran Surga! Nabi Sampai Bilang Tiga Hari Berturut-turut
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'