SUARA PEKANBARU- Perzinaan tentu merupakan dosa yang serius, namun di zaman sekarang ini banyak pasangan yang terjerumus ke dalam perzinaan dan memutuskan untuk melakukan perzinahan.
Padahal, cara-cara halal terbuka luas untuk menjalin asmara daripada berzina yang haram. Sudah menjadi tugas besar bagi orang tua untuk menjaga anaknya agar tidak berzina. Pernikahan dengan pasangan yang tidak setia adalah hal yang wajar di masyarakat. Bahkan, ada yang mengejar laki-laki untuk mengambil tanggung jawab dan menikahi perempuan.
Bagaimana sebenarnya hukum dalam Islam menikahkan pasangan yang telah berzina?
Melansir dari YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan soal hukum menikahkan pasangan yang ketangkap basah sedang melakukan perbuatan zina.
Buya Yahya mengingatkan harus disadari kalau perilaku laki-laki tersebut sudah tidak baik, karena sudah menjerumuskan dalam dosa zina.
"Harus sadar bahwasanya laki-laki tersebut adalah yang merusak Anda (perempuan). Maka jangan sampai Anda sudah jatuh ketimpa tangga besi berkarat, nasib buruk," ungkap Buya Yahya, dikutip Kamis (13/4/2023).
Menurut Buya Yahya, menikahkan kedua pasangan yang kepergok melakukan zina, adalah sebuah kebodohan besar.
Apalgi ketika seorang perempuan mengejar laki-laki yang telah menghamilinya dan minta untuk dinikahkan.
"Ini kebodohan beberapa wanita, bahkan orang tua juga," terang Buya Yahya.
Dikatakan Buya Yahya, perempuan harus tetap cerdas dalam memilih. Jangan sampai memilih laki-laki yang jelas-jelas sudah membawanya ke dalam dosa zina.
Maka saat ada pasangan ayng kepergok dalam berzina, bukan langsung untuk dinikahkan. Namun harus dilihat juga oleh pihak perempuan apakah laki-laki tersebut yang mengajaknya berzina layka untuk dijadikan sebagai calon imam dan kepala rumah tangga, atau tidak.
Dikhawatirkan kata Buya Yahya, nanti ketika rumah tangganya sudah berjalan maka akan dipenuhi dosa dan maksiat. Hal itu disebabkan karena suaminya punya sifat seperti itu.
"Apakah harus laki-laki itu menikah? nggak dong tapi ahrus dilihat dulu," terang Buya Yahya.
Berbeda kalau keduanya adalah orang yang baik dan mungkin ketika itu mereka khilaf dan kepeleset dalam godaan zina.
Bisa saja mereka dinikahkan, supaya tidak lagi terjerumus dalam hal yang sama.
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Malam Lailatul Qadar Datang di Malam Ganjil Ramadhan, Buya Yahya: Merusak Ibadah Orang Itu
-
Viral Pengobatan Ida Dayak, Ada Pesan Penting dari Buya Yahya Buat Umat Islam, Jangan Sampai Terjebak Syirik
-
Bukan Lagi Sama Saudara Sepupu, Tapi Menikahi Saudara Tiri Apakah Boleh Hukumnya Buya Yahya?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler