SUARA PEKANBARU- Pengobatan viral yang dilakukan oleh sosok Ida Dayak membuat heboh masyarakat, khususnya di lini jagat maya media sosial.
Terkait dengan hal itu, maka Buya Yahya menjelaskan tentang pengobatan atau terapi tradisional yang dilakukan oleh Ida Dayak dalam sudut pandang agam Islam.
Buya Yahya sangat mengingatkan satu hal yang begitu penting, khususnya bagi umat muslim.
Seperti yang diketahui kalau popularitas dari Ida Dayak terjadi ketika videonya melakukan pengobatan patah atau anomali tulang viral di media sosial.
Bahkan praktek pengobatannya itu selalu ramai, dan pasiennya yang datang harus rela antre hingga berjam-jam lamanya.
Terkait dengan hal itu kata Buya Yahya jika seseorang ada dan memberikan manfaat dari sisi kemanusiaan sekalipun itu bukan seorang pemeluk agama Islam, maka patutlah untuk didoakan agar mendapatkan kebaikan.
Teruntuk umat muslim kata Buya Yahya bisa dan boleh saja untuk melakukan pengobatan alternatif, namun harus diingat jangan sampai pengobatan yang dilakukan tidak sesuai yang berlandaskan keimnanan atau sesuatu yang berada di luar keimanan dan bertolak belakang dengan akidah.
Ida Dayak dalam megobati pasiennya, selalu melakukan ritual dengan tarian dan menggunakan minyak yang diduga kalau itu adalah minyak bintang. Tapi hal itu sudah mendapatkan klarifikasi darinya, kalau yang digunakan adalah minyak urut biasa.
Para pasien yang datang mengaku jika dirinya sudah sembuh seperti dari sakit stroke, patah tulang dan beberapa sakit lainnya.
Buya Yahya mengatakan, tidak masalah melakukan pengobatan pijat. Tapi jangan sampai hal itu dihubungkan dengan diluar atau yang dilarang akidah agama.
"Akan tetapi jika sudah dihubungkan dengan sesuatu keyakinan atau mistis. Misalnya orang tersebut memberi pengobatan, pada prosesnya minta dengan yang diyakininya untuk menyembuhkan, maka umat Islam tidak boleh datang untuk berobat," begitu kata Buya Yahya dikutip dari Youtube Al-Bahjah TV, Senin (10/4/2023).
Bisa saja ketika soerang umat muslim datang berobat dan sembuh dnegan cara seperti itu, maka ada bhaya yang sedang mengincar keimanannya.
Apadahal harus diingat sebauh penaykit adalah datang dan disembuhkan oleh Allah. Jangan mengira kalau hal itu bisa disembuhkan melalui pengobatan tradisional yang menggunakan cara dan keyakinan tertentu.
Jangan sampai kata Buya Yahya langkah yang dilakukan untuk sembuh dari sakit malah terjerumus dalam syirik.
"Namun selagi tidak ada hubungannya dengan hal-hal semacam keyakinan atau mistis, sah saja umat muslim melakukan alternatif pengobatan," terang Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
Para Istri Bisa Penuhi Nafkah Suami dan Keluarga, Tapi Harus Ingat Kata Buya Yahya Model Suami Macam Ini Bukan Laki-Laki
-
Orang Gangguan Jiwa Juga Wajib Bayar Zakat Fitrah Kata Buya Yahya, Kecuali Kalau Kondisinya Seperti Ini
-
Bolehkah Saat Mudik Jelang Lebaran Idul Fitri Tidak Puasa, Buya Yahya Sebut Semua Orang Bepergian dengan Ketentuannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta