SUARA PEKANBARU - Hati-hati tergelincir! Bagi-bagi uang saat lebaran bisa jadi orang munafik dan syirik kecil.
Momen lebaran memiliki cerita tersendiri bagi anak-anak alias bocil. Mereka akan senang saat mendapatkan amplop unik berisi uang lembaran baru.
Rupanya bagi-bagi uang dalam amplop unik sudah menjadi tradisi di tengah masyarakat Indonesia.
Sehingga bisa dikatakan bagi-bagi amplop berisi uang pada anak-anak saat lebaran sudah jadi hal lumrah.
Saat amplop dibuka biasanya berisi pecahan mata uang baru. Mulai dari Rp5.000 hingga Rp100.000.
Namun bagaimana hukum dari memberikan amplop berisi uang saat lebaran?
Rupanya bagi-bagi amplop berisi uang saat lebaran sangat dilarang jika tujuannya untuk riya atau pamer.
Jadi jika memberikan uang lebaran kepada anak-anak atau sanak saudara, hukumnya dilarang kalau hanya untuk riya.
Tetapi jika niat ikhlas dan tulus membagikan rezeki dari Allah, maka hukumnya boleh.
"Boleh saja namanya kasih hadiah atau sedekah. Yang dilarang itu kalau memberi uang dengan tujuan ingin dapat pujian atau bahkan riya," kata Ustaz Nababan.
Dosa Riya, Disebut Munafik dan Syirik Kecil
Membagikan amplop lebaran dengan tujuan ingin mendapat pujian atau riya maka akan sia-sia amalnya.
Dalam ajaran Islam tindakan tersebut adalah riya atau pamer.
Bagi orang yang riya atau suka pamer kata Syaikh Muhammad al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhush Shalihin Jilid 4.
Dibetukan definisi riya menurut bahasa, yakni bentuk nomina dari kata raa'a-yuraa'i-riyaa'a.
Jadi riya memiliki arti beribadah kepada tuhannya namun, targetnya adalah ingin mendapat pujian manusia.
Dalam firmanNya, Allah memerintah hamba-Nya beribadah dengan hati yang tulus, buka riya atau ingin dipuji, seperti yang ada dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5:
Arab Latin: Wa m umir ill liya'budullha mukhlina lahud-dna unaf`a wa yuqmu-alta wa yu`tuz-zakta wa lika dnul-qayyimah
Artinya: Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istiqomah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar).
Larangan Riya
Allah tegas melarang umatNya untuk riya yang tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 264.
Bahkan Imam Nawawi dalam Riyadhush Shalihin menyebut jika ayat itu adalah dalil mengharamkan riya.
Arab Latin: Y ayyuhallana man l tubil adaqtikum bil-manni wal-a kalla yunfiqu mlah ri``an-nsi wa l yu`minu billhi wal-yaumil-khir
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, jangan membatalkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia, sedangkan dia tidak beriman kepada Allah dan hari Akhir. (*)
Berita Terkait
-
Tak Sadar Air Mata Menetes, Ternyata Ini Penjelasan Dirahasiakannya Malam Lailatul Qadar
-
Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, Kota Pekanbaru, Rabu 12 April 2023
-
Benarkah Malam Lailatul Qadar Datang di Malam Ganjil Ramadhan, Buya Yahya: Merusak Ibadah Orang Itu
-
Zakat Fitrah Berapa Kg? Simak Besaran dan Waktu Membayarnya
-
Ini Dua Jenis Waktu Membayar Zakat Fitrah, Ustadz Abdul Somad: Banyak Orang Tidak Tahu
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas