SUARA PEKANBARU - Bukan saat datang bulan saja, istri wajib menolak ajakan hubungan intim suami, Ustadz Abdul Somad: jika dituruti bahaya, dosa besar.
Untuk pasangan istri yang baru menikah disarankan banyak menggali ilmu tentang bagaimana menjalankan rumah tangga islami untuk mendapat sakinah.
Termasuk di dalamnya adalah belajar ilmu tentang hubungan intim suami istri yang sangat penting untuk dipelajari.
Karena jika tidak, maka keberkahan rumah tangga yang sedang dibangun bisa hampa bahkan dosa.
Dalam satu kajian agama, Ustaz Abdul Somad mengungkap tentang kehidupan seks suami istri.
UAS sapaannya, menyebut suami istri harus tahu batasan dalam menjalankan kewajiban dalam hubungan intim.
Ada larang yang harus ditaati ketika suami istri akan bersenggama atau berhubungan seks.
Dijelaskan, pada umumnya sudah diketahui jika wanita dilarang dicampuri saat sedang datang bulan.
Nah selain itu ada juga larangan suami istri melakukan campur, yakni ketika masuk pada waktu salat.
Baca Juga: Jawaban Habib Jafar saat Bingung Ditanya Nabi Adam Punya Pusar di Perut atau Tidak, Emang Punya?
Ketika masuk waktu salat itulah, UAS mewanti-wanti agar suami istri bisa mengerem keinginan untuk melakukan hubungan suami istri.
Perlu diketahui jika bicara agama, maka bukan hanya tentang hubungan seks ketika belajar bab pernikahan dan membangun rumah tangga.
Dalam satu kajian dikatakan jika pernikahan bukan hanya sekadar hubungan seks semata demi menyalurkan hasrat.
Sebagai pemeluk agama Islam yang taat maka diwajibkan mengikuti aturan beragama dalam setiap sendi kehidupan, termasuk hubungan intim.
Berbicara ajaran agama Islam, satu pernikahan telah mengantarkan baik si pria maupun wanitanya dalam menyempurnakan separuh agamanya.
Ketika jalinan pernikahan sudah dilalui, maka pria atau suami dan wanita atau istri sejatinya boleh bersenggama.
Nah, akan tetapi ada batasan ketika suami istri akan melakukan senggama. Di sana dijelaskan ada waktu tertentu di mana suami istri dilarang melakukan hubungan intim.
Ada satu kajian ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS), mengulas larangan suami dan istri melakukan campur saat mendekati waktu salat.
Jika sudah datang waktu salat dikatakan UAS sebaiknya menghindari untuk melakukan hubungan intim.
Andai saja tetap dilakukan, mereka yang melakukan hubungan intim bukan malah merasakan kenikmatan, yang ada akan mendapat dosa.
Untuk menghindari hal itu, sebaiknya istri bisa berperan untuk mengingatkan suami agar terlebih dahulu menjalankan salat, daripada melanjutkan hubungan seks.
Dikutip Kamis (20/4/2023) pekanbaru.suara.com dari ceramah Ustadz Abdul Somad yang tayang YouTube IMAM NATRA yang diunggah 7 Oktober 2021, UAS menganjurkan istri mengerem.
Benar seorang istri tidak boleh menolak ajakan suami untuk berhubungan intim.
Namun, jika dituruti maka Allah akan murka. UAS mengatakan waktu yang dimaksud agar istri bisa mengerem nafsu suami adalah ketika akan masuk waktu adzan.
UAS mengatakan tidak ada ketaatan selain pada Allah. Maka untuk menghindari dosa, saling mengingatkan adalah solusinya.
"Tidak ada ketaatan (menuruti kemauan suami untuk senggama) kepada makhluk kalau menyebabkan maksiat kepada Allah," sebut Ustadz Abdul Somad.
Jika suami istri terang-terangan bermaksiat kepada Allah dan tentu dosanya akan lebih besar lagi.
Jika ada suami mendadak minta dilayani bersamaan dengan panggilan sholat artinya dia bukan orang sholeh.
"Yah akn. Kalau laki (suami) kau sholeh pasti sudah ke masjid duluan (sholat). Belum adzan dia sudah ke masjid," ujarnya.
Sang istri alangkah lebih memberi pemahaman pada suami jika memang ingin melakukan hubungan intim saat mendekati waktu adzan. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Jatuh Cinta Sama Sepupu Meski Satu Kakek Ngebet Pengen Ajak Nikah, Boleh atau Tidak Yah Ustadz Abdul Somad?
-
Awas Konsumsi Sayuran Jenis Ini Haram Kata Ustadz Abdul Somad
-
Diungkap Ustadz Adi Hidayat 3 Golongan Ketika Berdoa Allah Pun Sulit untuk Menolaknya
-
Kenapa Nabi Muhammad sampai Ancam Langsung Umat yang Percaya Dukun dan Paranormal, Ustadz Adi Hidayat sampai Mohon Ampunan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Laba Tembus Rp57,132 Triliun, BRI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan
-
Asal-Usul Anak Angkat yang Dicurigai Punya Hubungan Gelap dengan Ibu Tiri Nizam
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
Review Film Lift Menang Award Internasional, Tapi Eksekusinya Kurang Menggigit?
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Game Ngebut, Kamera Tajam! Ini 5 HP 4 Jutaan Terbaik