SUARA PEKANBARU - Kabar babak baru terkait pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang vs Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas.
Diketahui, Panji Gumilang merasa geram terhadap tudingan yang dilakukan Anwar Abbas untuk dirinya dan Ponpes Al Zaytun.
Dengan sikap keberaniannya, Panji Gumilang menggugat Anwar Abbas pada Kamis (6/7/2023) pekan lalu, terkait melakukan perbuatan melawan hukum.
Gugatan tersebut akan ditangani Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Rencananya sidang perdananya bakal digelar pada Rabu (26/7/2023).
Tidak hanya Anwar Abbas saja. Meski dia menjadi Waketum, tetapi MUI juga kena getahnya karena digugat Panji Gumilang.
Dikutip Suara Pekanbaru berdasarkan dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat.
Gugatan Panji Gumilang sudah terdaftar bernomor perkara 415/Pdt.G/2023/PN Jkt.Pst.
Banyak yang berasumsi kalau Panji Gumilang berani menentang, diduga kedudukannya setara terhadap MUI.
Anwar pun tidak mau ambil pusing ketika dirinya resmi digugat Panji Gumilang saat dikonfirmasi pada Senin (10/7/2023) kemarin.
Baca Juga: Denise Chariesta Kini Mendadak Mau Nyaleg: Gue Lebih Layar Dibanding Uya Kuya
"Hehehehe, no komen dahulu dah. Biasa, itulah hidup," ucap Anwar Abbas.
Tentu tudingan tersebut kemungkinan bisa saja terjadi. Akibat Ponpes Al Zaytun semakin ke sini terus mendapatkan perlawanan dari publik.
Apalagi, sudah banyak fakta-fakta terbaru perihal ajaran Panji Gumilang terhadap para santri di Al Zaytun melenceng dari syariat Agama Islam.
Salah satunya saja ada salam Yahudi yang sempat viral, karena mantan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim ikut bernyanyi.
Namun, yang menjadi sorotan utama bahwasannya shaf perempuan sejajar dengan laki-laki ketika melakukan sholat Idul Fitri 2023.
Ternyata hal tersebut diakui Panji Gumilang berkeinginan agar derajat perempuan dan pria sama rata.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD