SUARA PEKANBARU - Mantan wali santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Leny Siregar bercerita kalau NII di sana sempat ganti nama menjadi Masyarakat Indonesia Membangun (MIM).
Hal ini terjadi dimana kondisi NII di Ponpes Al Zaytun sempat runtuh pad tahun 2011 sampai 2014. Akibat ulahnya Imam Supriyanto.
Penjelasan tersebut ketika Leny Siregar menyampaikan pengetahuannya selama menjadi anggota NII KW9 dan wali santri Al Zaytun di METRO TV, Senin (10/7/2023).
"Waktu kurun 2011 ke 2014 itu kan terjadinya kevakuman. Ketika Imam Supriyanto membongkar seluruhnya itu. Dia menyatakan menterinya NII," ungkap Leny.
Karena kondisinya saat itu kacau, tentu saja berdasarkan ucapan Leny kalau NII di sana sempat bikin baju bertuliskan "Masyarakat Indonesia Membangun".
"Sehingga berganti nama atau baju ya namanya MIM itu Masyarakat Indonesia Membangun," katanya.
Menurut cerita mantan wali santri dan anggota NII KW9 dari tahun 2011-2021 itu. Imam Supriyanto berusaha membongkar semua rahasia NII dan Al Zaytun.
Dalam hal ini, NII sempat dibuat ketar-ketir pada kala itu. Terlebih lagi permasalahan tersebut pernah ditayangkan di televisi swasta.
"Itu kan guncang karena dibahas terus di salah satu televisi swasta," ujar mantan wali santri Al Zaytun itu.
Baca Juga: Project S TikTok Shop Bisa Bikin UMKM Lokal Bangkrut, Menkop UKM Usul Revisi Permendag
Leny memprediksi diduga sudah adanya terjadi kesepakatan dari gelaran MoU terhadap pihak aparat.
"Kemudian, di situ mungkin juga entah adanya MoU dengan pihak aparat kita gak tahu," jelasnya.
Diketahui, faktor penyebab Leny tidak ingin jadi anggota NII KW9 dan memutuskan keluar dari Al Zaytun, karena ia merasa adanya perbudakan.
Pengakuan tersebut tentu saja tersorot kepada pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang yang saat ini bikin heboh publik.
Lantaran adanya isu menyebarkan aliran sesat di dalam Ponpes Al Zaytun. Terutama ke para santri yang dimana shaf perempuan harus sejajar dengan pria saat melakukan sholat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya