SUARA PEKANBARU - Jangan ditiru! Pantesan santri klepek-klepek di hadapan Panji Gumilang, ternyata ini "amalannya".
Masalah hukum yang dihadapi Panji Gumilang tidak enteng. Dugaan pelecehan seksual yang dialamatkan pada Panji Gumilang ini tidak main-main.
Pegawai dan santri disebut-sebut menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan Panji Gumilang.
Mantan wali santri Ponpes Al Zaytun dan eks anggota NII KW9, Leny Siregar, mengatakan dirinya memiliki bukti dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Panji Gumilang.
Sebagai tokoh dan pemimpin tertinggi di Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang dinilai gelap mata dengan kekuasaannya yang melekat.
Pria 77 tahun ini, diduga melakukan kejahatan dengan dugaan pelecehan seksual pada pegawai.
Isu tak sedap ini benar-benar melekat pada Panji Gumilang. Dilihat dari tayangan kanal YouTube METRO TV, Leny Siregar terang-terangan membongkar adanya bukti dugaan pelecehan seksual di lingkungan Ponpes Al Zaytun.
"Kalau ditanya pendapat saya (tentang dugaan pelecehan seksual) ya benar," kata Leny.
"Karena saya sudah mendengar langsung voice note. Saya yakini itu suaranya dia (Panji Gumilang). Itu suara pimpinan pesantren, PG, kepada korbannya," ucap Leny.
Bahkan kata Leny, dalam seminggu, Panji Gumilang diduga bisa mendapatkan "jatah" penyaluran syahwat dari korbannya bisa diminta melayani berkali-kali.
"Dia (diduga korban pelecehan Panji Gumilang) melayani tiga sampai lima kali dalam satu minggu," imbuhnya.
Leny mengaku sudah melihat langsung satu di antara bukti adanya dugaan pelecehan seksual.
Untuk memuluskan aksinya, Panji Gumilang "mengamalkan" satu "ilmu" dengan kode tertentu.
"Ada video percakapan, yang ada di sana terdapat kode untuk mengajak berhubungan (diduga hubungan intim)," imbuhnya.
"Kalau orang dewasa pasti mengerti, jadi itu menguatkan voice note sebelumnya," kata Leny.
Leny sangat berharap dugaan pelecehan seksual di lingkungan pesantren segera diungkap.
Tag
Berita Terkait
-
Nafsu Syahwat Panji Gumilang Diceritakan Mantan Wali Santri Ponpes Al Zaytun, Bisa Dapat 'Jatah' 5 Kali Seminggu
-
Malam-Malam Panji Gumilang Tinggalkan 'Istana Megah' Al Zaytun, Menyengat Bau Ini
-
Permintaan Panji Gumilang saat 'Dirujak' Bareskrim Polri, Anak Buah Jendral Paling Berpengaruh Tak Bisa Menolak
-
Terkuak! Alasan Putri Pinkan Mambo Bongkar Kasus Pelecehan Seksual: Dipojokkin Sama Mami
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement