ponorogo.suara.com – Peredaran minyak goreng subsidi merek minyakita yang masih terbatas di Ponorogo Jawa Timur mendapat sorotan dari anggota komisi B Provinsi Jawa Timur.
Mirza Ananta Anggota DPRD dari partai Nasdem menuturkan, keberadaan minyak goreng subsidi merek minyakkita yang masih terbatas memang masih menjadi PR pemerintah mengingat kondisi ini sudah terjadi sejak tahun lalu.
Memang ia tidak memungkiri jika domain kebijakan terhadap minyak subsidi tersebut adalah adalah wewenang pemerintah pusat. Namun sebagai Dewan Provinsi, ia terus mendesak pemerintah pusat agar keberadaan minyak subsidi yang dibutuhkan masyarakat kecil, segera teratasi
“pendapat saya sebenarnya Menteri Perdagangan itu bisa kalau punya memang punya kemauan kuat untuk menyelesaikan ini” ungkapnya senin (27/3/23)
Mirza menambahkan, ditengah bulan suci Ramadan, kebutuhan masyarakat kecil terhadap minyak subsidi merek minyakita sangatlah besar, sudah seharusnya Pemerintah Pusat bisa mengatisipasi dengan memastikan stok keberadaan minyak subsidi aman di pasaran, bahkan jika perlu, pemerintah punya wewenang untuk membuat sanksi kepada perusahaan yang memproduksi minyak goreng jika tidak memenuhi target pemerintah.
“Kan perusahaan sawit Indonesia itu besar sekali. Di Sumatra, terus di Kalimantan, itu penghasil sawitt semua itu. Masa sih mengatasi kebutuhan masyarakat Indonesia setiap tahun terjadi kelangkaan seperti ini” ungkapnya.
Sementara itu, terbatasnya penjualan minyak goreng subsidi merek minyakita juga diamini pedagang atau agen. Widianto menuturkan keberadaan minyak goreng subsidi minyakkita memang ada, namun tidak banyak.
Ia mengaku, pembelian minyak goreng subsidi dari perusahaan sangat terbatas, oleh sebab itu, minyak yang dijual Kembali ke pengecer juga dibatasi agar semua pelanggannya bisa mendapatkan meski tidak banyak jumlahnya.
“sebetulnya minyaknya ada tapi tidak banyak, karena dari perusahannya terbatas, masyarakat masih banyak yang ngambil dari tempatnya namun tidak bisa banyak” ungkapnya.
Baca Juga: Kasus Pemotongan Gaji Capai Puluhan Miliar, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Korupsi di Kementerian ESDM
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Transformasi Warga Jawa Timur yang Kini Kian Melek Cuan di Pasar Modal
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto