ponorogo.suara.com - Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur, sedang melakukan pemantauan intensif terhadap kesehatan ternak unggas guna mewaspadai penularan penyakit flu burung atau Avian Influenza (AI).
Langkah ini diambil sebagai tindakan antisipasi menyusul kasus flu burung yang kembali menyebar di beberapa daerah di Indonesia.
“Sampai saat ini belum ada temuan flu burung di Kota Madiun. Tapi, para peternak kami imbau rutin mengecek kesehatan ternaknya," ujar Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian dikutip dari ANTARA, selasa 4 April 2023
Petugas DKPP Kota Madiun mendatangi para peternak ayam di daerah setempat untuk memberikan edukasi tentang penyakit flu burung dan cara pencegahannya, serta meminta para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang agar ternak merasa nyaman dan sehat.
Margaretha Dian menjelaskan, virus AI memiliki tingkat fatalitas lebih tinggi dibanding penyakit ternak lain seperti "lumpy skin disease" (LSD) dan penyakit mulut dan kuku (PMK).
"AI itu bisa menular ke sesama unggas maupun manusia. Kebanyakan menyerang ayam, entok, dan bebek peking," kata dia.
Virus AI bisa menular ke sesama unggas maupun manusia, dan kebanyakan menyerang ayam, entok, dan bebek peking. Penularan secara tidak langsung bisa melalui debu, pakan, air minum, dan peralatan kandang.
Unggas yang terjangkit bisa mati mendadak tanpa ada gejala khusus. Meskipun belum ada kasus flu burung di Kota Madiun, petugas DKPP meminta warga, terutama peternak, untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan ternak agar kerugian akibat ternak mati dapat dicegah.
Baca Juga: Profil Nindy Ayunda, Artis yang Minta Perlindungan LPSK Setelah Dapat Teror
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya