/
Jum'at, 07 April 2023 | 13:03 WIB
Ilustrasi mencegah penyebaran flu burung. [ANTARA/Reuters]

ponorogo.suara.com - Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur, sedang melakukan pemantauan intensif terhadap kesehatan ternak unggas guna mewaspadai penularan penyakit flu burung atau Avian Influenza (AI).

 Langkah ini diambil sebagai tindakan antisipasi menyusul kasus flu burung yang kembali menyebar di beberapa daerah di Indonesia. 

“Sampai saat ini belum ada temuan flu burung di Kota Madiun. Tapi, para peternak kami imbau rutin mengecek kesehatan ternaknya," ujar Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian dikutip dari ANTARA, selasa 4 April 2023

Petugas DKPP Kota Madiun mendatangi para peternak ayam di daerah setempat untuk memberikan edukasi tentang penyakit flu burung dan cara pencegahannya, serta meminta para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang agar ternak merasa nyaman dan sehat.

Margaretha Dian menjelaskan, virus AI memiliki tingkat fatalitas lebih tinggi dibanding penyakit ternak lain seperti "lumpy skin disease" (LSD) dan penyakit mulut dan kuku (PMK).

"AI itu bisa menular ke sesama unggas maupun manusia. Kebanyakan menyerang ayam, entok, dan bebek peking," kata dia.

Virus AI bisa menular ke sesama unggas maupun manusia, dan kebanyakan menyerang ayam, entok, dan bebek peking. Penularan secara tidak langsung bisa melalui debu, pakan, air minum, dan peralatan kandang.

Unggas yang terjangkit bisa mati mendadak tanpa ada gejala khusus. Meskipun belum ada kasus flu burung di Kota Madiun, petugas DKPP meminta warga, terutama peternak, untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan ternak agar kerugian akibat ternak mati dapat dicegah.

Baca Juga: Profil Nindy Ayunda, Artis yang Minta Perlindungan LPSK Setelah Dapat Teror

Load More