Suara Ponorogo - Aksi puluhan pekerja KAI di Stasiun Madiun, berhasil mencuri perhatian para penumpang kereta pada Jumat (28/4). Mereka melakukan pertunjukan flash mob dipadukan tarian kreasi tradisional khas wilayah setempat.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto, mengatakan sebanyak 60 penari yang terdiri dari pekerja KAI dan Dinas Pariwisata Kabupaten Jombang menyemarakkan Hari Tari Sedunia yang diperingati setiap tanggal 29 April, dengan menghibur para pelanggan melalui tarian di atas KA Argo Wilis dan di Stasiun Madiun.
Selain menghibur di Stasiun, sebelumnya juga memberikan hiburan tarian di atas KA Argowilis dari Stasiun Jombang - Stasiun Madiun.
Tarian sendiri mulanya dipantik oleh dua orang berpakaian casual setempat dengan mengikuti iringan lagu. Kemudian satu per satu mengikuti gerakan tari secara lincah, hingga teratur.
Supriyanto mengungkapkan, diadakannya tarian flash mob kreasi salah satunya untuk menghibur penumpang KA di dalam KA Argo Wilis serta uang sedang menunggu di Stasiun Madiun, sore hari.
"Kegiatan ini mendapat antusias positif dari para penumpang KA, mereka merasa terhibur dengan adanya atraksi tarian tradisonal tersebut," ungkapnya
Sementara itu, pantauan pada penumpang pada arus balik tanggal 28 April 2023 pukul 13.30, di Stasiun Madiun masih terdapat 3.237 pelanggan yang berangkat dan 2.014 penumpang datang.
Dan jumlah penumpang KA selama periode angkutan lebaran 2023, tanggal 12 hingga 28 April 2023 sebanyak 46.411 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Madiun, serta total 125.053 penumpang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun.
Baca Juga: Ternyata Idap Tumor di Dada, Nikita Mirzani Malah Disuruh Introspeksi: Karma Buruk, Tobat Deh Lu!
Berita Terkait
-
Arus Balik dari Stasiun Wilayah Daop 7 Madiun Meningkat, Petugas Siaga dan Siap Layani Kebutuhan Penumpang"
-
Pecel Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda, Pemkot Madiun Gelar Festval Pecel Pincuk
-
Ini Dia Kabupaten Madiun Siap Tindak Perusahaan yang Tidak Bayar THR, Buka Posko Pengaduan untuk Karyawan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit