Suara Ponorogo,– Sebuah sebuah bangunan Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita di Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur mengalami kejadian memilukan. Atap bangunan sekolah tersebut tiba-tiba ambruk dan menghancurkan harapan belajar mengajar siswa yang seharusnya berlangsung di sana.
Dalam pengamatan langsung di lokasi kejadian, Suara Ponorogo menemukan pemandangan yang menggambarkan keprihatinan mendalam. Atap bangunan yang terbuat dari kayu sudah roboh total, merusak fasilitas kelas yang berada di bawahnya. Meskipun insiden ini terjadi pada Minggu (28/5/23) sore saat tidak ada aktivitas belajar mengajar, namun situasinya tetap menimbulkan kekhawatiran yang besar.
Kepala Sekolah TK Dharma Wanita, Fitri Rohmatun, dengan kesedihan terpampang jelas di wajahnya, menjelaskan kondisi sekolah yang memprihatinkan ini. Bangunan yang berdiri sejak tahun 2009 itu, ternyata sudah terlalu parah. Atap yang terbuat dari kayu telah menjadi sarang rayap dan hampir tak lagi dapat dipertahankan.
"Saya baru bisa melihat kondisi ini sekarang, karena rumah saya berada jauh dari lokasi kejadian. Bangunan sekolah ini memang sudah dalam kondisi yang sangat parah dan tak ada perbaikan sedikit pun," ujarnya dengan nada keprihatinan yang tak dapat disembunyikan pada hari Senin (29/5/23).
Fitri menekankan bahwa sejak sekolah mengetahui kondisi atap yang berbahaya ini, langkah yang mereka ambil hanyalah menambahkan penyangga bambu untuk mencegah robohnya atap saat ada kegiatan belajar mengajar. Namun, sayangnya, sekolah tak memiliki dana untuk perbaikan dan tak mendapatkan bantuan dari instansi terkait.
"Inisiatif kami hanya mampu sebatas penyangga bambu, karena memang tak ada dana untuk perbaikan," jelasnya.
Fitri juga menambahkan bahwa bangunan tersebut masih dipakai untuk proses belajar mengajar anak-anak. Namun, dua minggu yang lalu, bangunan itu harus dikosongkan sementara karena kondisi atap yang sangat berbahaya.
"Bangunan yang rubuh ini digunakan secara aktif untuk proses belajar mengajar siswa setiap hari," tambahnya dengan rasa khawatir yang membayang.
Kondisi Sekolah taman kanak-kanak Dharma wanita di Sukorejo menyoroti situasi kritis yang terjadi dalam sektor pendidikan di Ponorogo. Dengan kondisi bangunan yang memprihatinkan, dan minimnya dana serta bantuan dari pihak terkait, hal ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar siswa dan guru.
Baca Juga: PDIP Bakal Bertandang ke Markas PPP Siang Nanti, Ini yang Dibahas
Pemerintah dan instansi terkait harus segera bertindak tegas untuk memperbaiki kondisi ini dan memastikan bahwa siswa-siswa mendapatkan akses ke fasilitas pendidikan yang aman dan memadai.
Kejadian ini seharusnya menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk mengutamakan investasi dalam pendidikan demi masa depan anak-anak Bumi Reog
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta