Reza lantas membandingkan dua ucapan yang disampaikan Putri Candrawathi yang terbaru saat asesmen LPSK dengan ketika bicara kepada media di Mako Brimob.
"Lalu, bandingkan 'saya malu' dengan pernyataan 'saya ikhlas dan saya memaafkan'. Keduanya berbeda," ucapnya.
Menurut Reza, 'saya ikhlas dan saya memaafkan' diucapkan oleh seseorang yang berada pada posisi korban.
Dia telah diperlakukan pihak lain secara buruk, tetapi ia kemudian memperlakukan pihak tersebut secara baik.
Sementara, 'saya malu' keluar dari orang yang menganggap dirinya telah melakukan–bukan diperlakukan–sesuatu yang buruk, atau ketika orang itu melihat pihak lain melakukan hal yang buruk.
"Terlihat kekontrasan antara 'saya malu' dan 'saya maafkan ikhlaskan'," ujar sarjana psikologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu.
Reza mengatakan ketika kalimat-kalimat kontras itu disampaikan oleh orang yang sama, siapa pun dia, maka memang perlu didalami.
"Apakah dua kalimat kontradiktif itu saling berkaitan tentang objek yang sama, ataukah sesungguhnya dua kalimat suara hati itu berfokus pada dua hal yang berbeda," kata Reza Indragiri.
Putri Candrawathi merupakan salah seorang saksi kunci pembunuhan Brigadir J di dinas Irjen Ferdy Sambo.
Baca Juga: Waduh! Ferdy Sambo Sempat Sogok LPSK Pakai Dua Amplop Tebal
Sebelumnya, polisi menyebut kejadian rumah Ferdy Sambo dipicu pelecehan seksual oleh Brigadir J terhadap Putri.
Belakangan isu pelecehan seksual itu memudar setelah Irjen Ferdy Sambo jadi tersangka sekaligus dalang pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Sumber : tantrum.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten