Poptren.suara.com – Reza Indragiri Amriel Pakar psikologi forensik punya analisi menarik tentang kata ‘malu’ yang dilontarkan Putri Candrawathi ketika di depan Mako Brimob.
"Demi Allah. Saat menonton live-nya waktu (Putri) muncul di depan Mako Brimob, saya membatin, ini menahan sedih atau menahan malu?" jawab Reza dicuplik dari JPNN.com, Jumat, 12 Agustus 2022.
Reza Indragiri lantas menyampaikan analisis bahwa perasaan malu bisa dipilah ke dalam dua ragam.
Pertama, malu sebagai perasaan tidak nyaman yang muncul ketika sisi diri atau perbuatan seseorang terekspos ke pihak lain dan itu merusak citra yang ingin orang tersebut bangun.
"Sisi diri atau perbuatan itu bersifat umum belaka. Misalnya, ngupil," ucap penyandang gelar MCrim (Forpsych-master psikologi forensik) dari Universitas of Melbourne Australia itu.
Menurut dia, ngupil pada dasarnya bagus, yakni bentuk peduli pada kesehatan dengan cara mengorek hidung agar bersih dari kotoran.
Namun, ketika aktivitas itu ternyata dilihat pihak lain, malah muncul sensasi 'saya melakukan kegiatan yang kotor'.
"Ngupilnya sebetulnya bagus, tetapi menjadi jelek karena dilihat oleh pihak lain. Ini adalah embarrasement. Diindonesiakan sepadan dengan malu," terangnya.
Kedua, mirip dengan malu jenis pertama, tetapi sisi diri atau perbuatan tersebut nyata-nyata bertentangan dengan standar moral. Contohnya, duta pola hidup sederhana tetapi ketahuan makan di restoran supermahal.
Baca Juga: Waduh! Ferdy Sambo Sempat Sogok LPSK Pakai Dua Amplop Tebal
"Beda dengan ngupil yang pada dasarnya positif, makan di restoran mewah adalah ketidakpatutan. Saat ketidakpatutan itu diketahui pihak lain, itulah shame alias memalukan," lanjut Reza.
Nah, andaikan ada orang mengatakan 'saya malu', kata Reza, perlu kejelasan apakah yang dia maksud adalah malu atau memalukan.
Untuk memastikannya, maka perlu dicek perbuatan orang itu sebelum perasaan tidak nyamannya terbit.
"Kalau perbuatannya umum, maka itu memang terwakili oleh kata 'malu'. Namun, kalau perbuatannya bertentangan dengan standar kepatutan, maka sebetulnya lebih tepat jika ia menggunakan kata 'memalukan'," tutur Reza.
Demikian juga, malu tidak sebatas didahului perbuatan yang dilakukan sendiri oleh orang yang bersangkutan. Bisa saja perasaan itu muncul akibat perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain.
"Jadi, perlu pula dicek, siapa atau pihak mana gerangan yang perbuatannya memantik terbitnya malu pada diri orang itu," lanjut pria yang pernah mengajar di STIK/PTIK tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Promo Hypermart Jelang Lebaran: 7 Biskuit Kaleng Diskon Besar yang Lagi Diburu Pembeli
-
HP Mendadak Mati? Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mudah Mengatasinya
-
9 Persiapan Wajib Sebelum Mudik Agar Rumah Aman dari Kebakaran & Pencurian
-
5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
-
Promo JSM Superindo Minggu Ini: Terigu, Gula, dan Mentega Murah untuk Bikin Kue Lebaran
-
WN Belgia Dideportasi Gegara Langgar Aturan Keimigrasian
-
30 Titik U-Turn Jalur Pantura Bekasi Ditutup, Pemudik Wajib Tahu!
-
Anak Shakespeare Namanya Hamnet? Kisah di Balik Lahirnya Hamlet yang Bikin Nyesek
-
Ketika Makanan Menjadi Kenangan dalam Novel Crying in H Mart
-
6 Barang Wajib di Travel Kit Lebaran untuk Ibu yang Membawa Balita