/
Selasa, 23 Agustus 2022 | 07:58 WIB
Laporan Tuduhan Pelecehan yang Ditujukan kepada Brigadir J Dihentikan. (Istimewa via suara.com)

Poptren.suara.com – Meski dalang utama dari kasus pembunuhan Brigadir J sudah terungkap, masih ada teka-teki mengenai siapa sebenarnya pihak yang memberi ancaman pembunuhan sebelum eksekusi terjadi.

Untuk diketahui, sebelumnya terungkap kalau mendiang Brigadir J mengaku sempat mendapat ancaman pembunuhan kepada kekasihanya, yakni Vera Simanjuntak. Kepada Vera, Brigadir J memberi tahu jika nyawanya terancam karena mendapat ancaman pembunuhan dari ‘skuad lama’.

Mengetahui ungkapan tersebut, Komnas HAM disebut langsung melakukan pendalaman, dan komunikasi kepada kekasih Brigadir J.

Namun rupanya, yang dimaksud dengan skuad lama ternyata bukanlah dari lingkat Polri. Dari hasil pendalaman, terungkap jika skuad lama yang dimaksud adalah orang dekat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Satu nama pun muncul yakni Kuwat Ma'ruf (KM), yang sebelumnya dikenal sebagai sopir Putri Candrawathi.

Terbongkar ancaman diduga dari Kuwat dengan kalimat.

"Jadi, Yosua dilarang naik ke atas menemui ibu P (Putri Candrawathi). Karena membuat Ibu P sakit," sebut Choirul Anam, selaku Komisiener Komnas HAM.

"Kalo naik ke atas akan dibunuh," ungkap Choirul Anam lagi, mengenai ancaman yang didapat.

Sumber: bandung.suara.com.

Baca Juga: Bharada E Melihat Putri Candrawathi Menangis Setelah Kematian Brigadir J

Load More