Poptren.suara.com – Meski dalang utama dari kasus pembunuhan Brigadir J sudah terungkap, masih ada teka-teki mengenai siapa sebenarnya pihak yang memberi ancaman pembunuhan sebelum eksekusi terjadi.
Untuk diketahui, sebelumnya terungkap kalau mendiang Brigadir J mengaku sempat mendapat ancaman pembunuhan kepada kekasihanya, yakni Vera Simanjuntak. Kepada Vera, Brigadir J memberi tahu jika nyawanya terancam karena mendapat ancaman pembunuhan dari ‘skuad lama’.
Mengetahui ungkapan tersebut, Komnas HAM disebut langsung melakukan pendalaman, dan komunikasi kepada kekasih Brigadir J.
Namun rupanya, yang dimaksud dengan skuad lama ternyata bukanlah dari lingkat Polri. Dari hasil pendalaman, terungkap jika skuad lama yang dimaksud adalah orang dekat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Satu nama pun muncul yakni Kuwat Ma'ruf (KM), yang sebelumnya dikenal sebagai sopir Putri Candrawathi.
Terbongkar ancaman diduga dari Kuwat dengan kalimat.
"Jadi, Yosua dilarang naik ke atas menemui ibu P (Putri Candrawathi). Karena membuat Ibu P sakit," sebut Choirul Anam, selaku Komisiener Komnas HAM.
"Kalo naik ke atas akan dibunuh," ungkap Choirul Anam lagi, mengenai ancaman yang didapat.
Sumber: bandung.suara.com.
Baca Juga: Bharada E Melihat Putri Candrawathi Menangis Setelah Kematian Brigadir J
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Ketua DPRD Kepri Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Punya SIM Khusus?