/
Senin, 12 September 2022 | 10:39 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang narsis. (Pexels/cottonbro)

Poptren.suara.com – Narsistik adalah salah satu gangguan kepribadian. Naristrik juga kondisi dimana seseorang merasa dirinya lebih baik dari orang lain sehingga butuh dikagumi dan mendapat perhatian lebih.

Gangguan kepribadian ini juga bisa disebut dengan Narciccictic Personality Disorder.

Namun, hal ini sebenarnya untuk menutupi harga dirinya yang rapuh, penderita ini juga akan menjadi sosok yang egois dan memiliki sedikit empati terhadap orang lain.

Kepribadian ini dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan, apabila tidak cepat ditangani.

Kenali ciri dan gejala narsistik dapat muncul pada masa kanak-kanak atau remaja. Namun, tidak semua gejala yang dialami dapat berlanjut menjadi sebuah gangguan kepribadian.

Ciri-ciri dan gejala yang dimaksud dapat berupa :

Menilai diri sendiri terlalu tinggi dibandingkan orang lain secara berlebihan

Mementingkan diri sendiri (egois)

Merasa istimewa dan hanya ingin bergaul dengan orang yang dianggap setara dengannya.

Baca Juga: Gus Irfan Sebut Uang Hasil Bermain Sulap Itu Haram, Warganet : Ngakak Banget!

Melebih-lebihkan pencapaian dan bakat diri

Menyakini diri sendiri sebagai seseorang yang superior dan meyakini bahwa hanya orang-orang yang sama istimewahnya yang akan memahami hal tersebut.

Sering menghayal tentang kesuksesan, kekuasaan, kecerdasan, kecantikan atau pasangan yang sempurna

Memiliki kebutuhan untuk selalu dipuji atau dikagumi

Manggap bahwa dirinya pantas diberi perlakukan spesial dan bahwa hal itu sebagai suatu hal yang wajar di mata orang lain

Menguasai percakapan dan meremehkan atau memandang rendah orang lain yang dianggap tidak setara dengannya.

Load More