/
Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:28 WIB
Ridwan Kamil Bertemu Sekjen PAN (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Poptren.suara.com – Gosip menyebar tentang Ibu Kota Provinsi Jabar dari Bandung ke Tegalluar, ditepis oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

Ia menegaskan bahwa ibu kota Provinsi, pusat pemerintahan yang akan disatukan dengan pusat pertumbuhan ekomoni di kawasan Tegalluar, Kabupaten Bandung, itu barulah wancana.

"Bukan pemindahan ibu kota, tapi wacana penyatuan pusat pemerintahan. Jadi jangan pakai sebutan ibu kota karena itu jelas berbeda," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (15/10/2022). 

Ridwan Kamil juga menjelaskan "Jadi Ibu Kota Jabar tetap Bandung, tapi pusat pemerintahan kantornya berkumpul di tiga kawasan potensial, yaitu Tegalluar karena pusat pertumbuhan, Walini dan Kertajati”.

Kawasan Tegalluar disebut Kawasan yang berpotensi menjadi lokasi pemindahan pusat pemerintahan Jabar, namun ini baru wancana saja.

Daerah ini dinilai menjadi lokasi yang strategi karena lokasi ini bisa dilewati beberapa ruas tol dan pusat ekonomi.

"Potensi Tegalluar bagus karena simpulnya di situ, hendak ke Cisumdawu di situ, ke Jakarta, Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya), kereta cepat juga di situ. Jadi kawasan ini sangat strategis. Dari situ ke Stadion GBLA juga tinggal menyeberang, ke Masjid Al Jabbar cuma lima menit," ungkap Kang Emil. 

Kang Emil juga mencontohkan Malaysia "Seperti Malaysia, ibu kotanya tetap Kuala Lumpur, pusat pemerintahannya berkumpul di Putrajaya," 

Pemindahan ibu kota ini juga harus dikaji ulang dan harus mendapat persetujuan dari beberapa pihak.

Baca Juga: Beri Komentar Tentang Polisi, Media Sosial Karyawan Narasi TV 'Dibobol' Orang Tak Dikenal

"Ini belum diputuskan, hanya kemarin Pak Presiden menanyakan, saya jawab belum pasti karena harus dimusyawarahkan," sebut Kang Emil.

Load More