Poptren.suara.com - Intelligence quotient atau IQ yang tinggi menjadi kebanggaan bagi beberapa orang. IQ yang tinggi sering dikaitkan dengan penilaian tingkat kecerdasan yang diukur melalui serangkaian tes yang diikuti seseorang untuk meraih skor pada suatu hal. Penilaian IQ masih menjadi salah satu indikator penentu di bidang pendidikan hingga pekerjaan.
Beberapa studi mengemukakan, seiring waktu, skor IQ bisa dikembangkan dan bisa berubah. Tidak menutup kemungkinan skor IQ juga dapat menurun.
Laman Prevention menuliskan skor IQ pada setiap orang dapat berubah seiring waktu, terlebih jika orang tersebut sering melakukan berapa hal yang bisa membuat tingkat kecerdasan menurun. Sejumlah kebiasaan menurut para ahli, dapat mengurangi potensi kemampuan dan fungsi otak yang sebenarnya.
Beberapa hal yang dimaksud adalah :
1. Tidak menjaga pola makan
Pola makan yang tidak dijaga akan menimbulkan bahaya obesitas. Menurut penelitian obesitas dapat memengaruhi kinerja kognitif pada otak, juga mampu meningkatkan risiko demensia di masa tua.
Studi dari American Journal of Epidemiology menyebutkan, hubungan antara obesitas dan kemampuan intelektual yang rendah dipengaruhi oleh pola makan pada saat remaja dan dewasa.
2. Terlalu sering konsumsi makanan manis
Ahli saraf dari Weill Corner Medical Center, Presbyterian Hospital, New York, mengemukakan orang dengan kadar gula tinggi dapat mengalami penurunan IQ yang berisiko demensia serta kadar gula darah yang tidak dikelola dengan baik juga akan memengaruhi fungsi sel otak dan kemampuan kognitif seseorang.
Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki ke Sekolah bagi Anak, Salah Satunya Turunkan Obesitas!
3. Kelola stres
Ahli saraf di The Ohio State University Wexner Medical Center, Colombus, Ohio AS, Brendan Kelley, MD, mengungkapkan kondisi pikiran yang tengah stres dapat memicu hormon yang mengurangi fungsi otak serta berkaitan dengan risiko Alzheimer.
Ada sejumlah latihan untuk mengelola stres, seperti olahraga yoga dan meditasi, atau melakukan hobi.
4. Perokok aktif dan pasif
Dikatakan oleh para ahli bahwa pengaruh asap rokok yang terlalu sering dan lama dapat meningkatkan karbon monoksida di dalam tubuh yang kemudian menggantikan oksigen yang dibutuhkan otak dan tubuh kita untuk menjalani fungsinya.
Apabila zat karbon monoksida terlalu sering dihirup, maka dampaknya dapat memicu kerusakan pembuluh darah, kemampuan sel otak untuk berkomunikasi secara efektif. Juga bepotensi mengurangi kemampuannya dalam menyimpan informasi dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional
-
Oppo Pad 5 Pro Debut Pekan Depan, Bawa Chipset Terkencang Qualcomm dan RAM 16 GB
-
Hyundai Ajak Konsumen Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Lewat Program Test Drive
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
5 Tablet untuk Multitasking Paling Murah April 2026: Bisa Pakai Keyboard, Mulai Rp1 Jutaan!
-
Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?
-
7 Parfum Pria Aroma Woody, Wangi Maskulin Mewah dan Tahan Lama!
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
LG Lirik Kebiasaan Orang Indonesia, Andalkan Teknologi AI SenseClean
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan