/
Jum'at, 19 Mei 2023 | 22:10 WIB
Ilustrasi Sex

Poptren.suara.com - Beberapa orang mengalami rasa sakit saat berhubungan seks. Padahal semua orang ingin merasakan seks yang nikmat.

Rasa sakit tersebut bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti endometriosis, kista, fibroid, trauma panggul, atau masalah hormonal.

Seksologi Tyomi Morgan mengatakan kondisi kesehatan fisik dan mental dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seks. 

Ketika seks terasa menyakitkan, niat melakukan aktivitas seksual akan menurun. Namun, apakah seks harus dihentikan sepenuhnya? Menurut Morgan, jika rasa sakitnya kronis, penetrasi bisa dihindari, tetapi aktivitas seksual tidak perlu berhenti sama sekali. 

Seks di luar penetrasi seperti seks oral masih dapat dilakukan sementara mencari penyebab rasa sakit yang mendasari. Aktivitas seperti ciuman, pijatan, eksplorasi fetish atau fantasinya. Selain itu bisa saling masturbasi, dan menggunakan mainan seks non-penetratif merupakan contoh lain dari kegiatan seksual yang tidak melibatkan penetrasi.

Dia juga merekomendasikan beberapa posisi berikut yang dapat membantu mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks.

Posisi menyendok

Kedua pasangan berbaring miring dengan pasangan penerima diposisikan di depan pasangan penetrasi dengan punggung menghadap mereka, meniru sendok yang diletakkan di dalam satu sama lain. Posisi ini bagus untuk berpelukan dan mendorong gerakan lembut selama penetrasi.

Posisi Papan

Baca Juga: Raffi Ahmad Pastikan Mitsuru Maruoka Tetap Berseragam RANS Nusantara FC di Liga 1 2023/24

Wanita berbaring tengkurap dengan bantal di bawah panggul dan kaki mereka sedikit terbuka untuk memudahkan penetrasi. Pria mengangkangi kaki pasangannya dan membelai dengan lembut saat pasangannya berbaring dengan nyaman.

Pasangan di atas dapat menggunakan tangan mereka untuk mengangkat dan menopang panggul pasangannya untuk menekan lebih dalam ke dalam vagina.

Tatap Muka

Kedua pasangan saling berhadapan dengan pasangan penerima di bawah dan pasangan penembus di atas. Kaki pasangan penerima dapat diangkat, dililitkan di pinggang pasangannya atau diposisikan dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata.

Tatapan mata dan pernapasan yang tersinkronisasi dapat membantu relaksasi dan hubungan yang lebih dalam.

Seks oral

Load More