/
Rabu, 30 Agustus 2023 | 17:02 WIB
Transmisi mobil manual (Freepik)

Poptren.suara.com - Transmisi merupakan sebuah komponen yang penting untuk kinerja mobil karena tugasnya menyalurkan tenaga mesin ke bagian kaki-kaki. Komponen transmisi membutuhkan perawatan agar berfungsi dengan baik.

Mobil terbagi menjadi dua mode transmisi, yakni mode manual dan matik. Masih banyak yang berpendapat mobil dengan transmisi manual lebih sulit daripada matik. Transmisi manual atau matik akan sama sulitnya ketika belum terbiasa 'membaca' situasi di jalanan.

Masih banyak pengendara mobil yang memilih transmisi manual dengan alasan perawatannya lebih mudah daripada matik, selain itu, suku cadang atau onderdilnya masih lebih murah dan mudah didapat. Namun masih banyak dijumpai pengendara mobil manual yang abai dengan perawatan transmisi mobil manualnya.

Meskipun perawatannya lebih mudah, tapi mobil yang transmisinya manual tetap harus melakukan perawatan agar fungsinya berjalan dengan optimal dan tidak mengalami masalah. Bagiamana agar transmisi mobil manual awet ? Apa perawatan yang tidak boleh diabaikan ?

Ada beberapa cara merawat transmisi mobil manual agar tidak cepat rusak, diantaranya :

1. Ganti oli transmisi secara teratur

Mengganti oli transmisi secara terartur bertujuan untuk mendukung kinerja transmisi agar bekerja dengan optimal. Untuk mobil transmisi manual, mengganti oli idealnya apabila mobil telah menempuh setiap 30.000 sampai 50.000 kilometer. Oli yang secara berkala diganti, akan menghindari transmisi macet dan perpindahan gigi akan terasa halus.

2. Gunakan oli transmisi yang berkualitas

Pilihlah oli yang sesuai anjuran dari pabrikan, termasuk spesifikasi kekentalan. Umumnya, mobil transmisi manual menggunakan oli tipe full sintetis 70-90 W. Karena meskipun teksturnya encer, tapi oli ini tahan panas, karena memang disesuaikan untuk kebutuhan melumasi setiap sudut bagian transmisi dengan cepat.

Baca Juga: Biar Nggak Bingung, Ini Alasan Mengapa Tuas Transmisi Mobil Matik Dibuat Zig-Zag

3. Gunakan suku cadang asli

Pernah dengar kalimat, "ada harga, ada barang" ? Ini mungkin cocok untuk mobil transmisi manual. Suku cadang asli harganya relatif lebih mahal, namun dengan menggunakan suku cadang asli, struktur transmisi dan mesin pada mobil bekerja dengan optimal dan awet.

4. Setel kopling secara pas

Ada baiknya setel kopling sesuai anjuran pabrikan mobil. Jarak pedal kolping yang terlalu tinggi dapat merenggangkan jarak kopling dengan transmisi mobil, sehigga membuat pengendara merasakan berat ketika melakukan perpindahan gigi, ditambah pemindahan gigi jadi lebih kasar.

5. Oper gigi yang tepat dan benar

Cara ini adalah cara paling mudah dan paling dasar untuk pengendara mobil manual. Pastikan terdengar suara 'klek' secara halus ketika perpindahan gigi. Artinya, jangan tergesa-gesa saat melakukan oper atau perpindahan gigi transmisi. Kenapa ? Karena akan berpotensi gigi tidak masuk dengan tepat dan berbahaya ketika berada di jalanan.

Load More