Suara.com - Yamaha Musik ikut ambil bagian dalam memberikan bantuan untuk korban bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Bantuan ini diharapkan bisa meringangkan beban para korban.
"Kami, Yamaha Musik ingin menyampaikan simpati yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dan untuk semua orang yang mengalami dampak buruk akibat gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala di Sulawesi," ujar Shinichi Takenaga, Presdir PT YMID, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Dalam membantu musibah di Sulawesi Tengah, Yamaha Corporation serta tujuh anak perusahaan Yamaha Musik di Indonesia termasuk di antaranya PT YMID, telah memberikan sumbangan untuk bantuan pemulihan kepada mereka yang terkena bencana dan juga untuk daerah-daerah yang terdampak langsung gempa dan tsunami, jelas Shinichi.
Bantuan yang telah diberikan berupa nominal 1 juta yen melalui Palang Merah Jepang dari Yamaha Corporation dan Rp 70 juta melalui Palang Merah Indonesia (PMI) dari tujuh anak perusahaan Yamaha Musik di Indonesia.
"Kami berharap agar area yang mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami agar dapat segera pulih seperti sediakala," harapnya.
Palu bukan merupakan daerah yang asing bagi Yamaha Musik. SDN 15 Palu termasuk salah satu sekolah yang menerima proyek donasi keyboard Yamaha untuk 70 SDN di seluruh Indonesia, yang disebar tahun lalu.
Berita Terkait
-
Sulawesi Tengah Terus Diguncang Gempa: Sampai Kapan Kita Hanya Bisa Pasrah?
-
Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
-
Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka
-
Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence