Suara.com - Petugas vaksinasi menjadi tenaga kesehatan yang berperan penting dalam terciptanya kekebalan kelompok alias herd immunity penyakit Covid-19.
Untuk itu, perlindungan diri bagi petugas vaksinasi yang bertemu dengan ribuan orang setiap harinya sangatlah penting.
Menyadari pentingnya perlindungan diri untuk petugas vaksinasi, Godrej Indonesia melalui brand Saniter mendonasikan 30.000 produk yang terdiri dari 15.000 hand sanitizer dan 15.000 Powder to Liquid Handwash kepada Sentra Vaksinasi Covid-19 BBPK Hang Jebat pada 15 Juli lalu.
Donasi tersebut diberikan secara simbolis oleh Brand Manager Saniter, Indi Raisa Girsang kepada Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes, di Sentra Vaksinasi Covid-19 BBPK Hang Jebat, Jakarta Selatan.
"Sekali lagi kami mengambil langkah kolaboratif untuk melawan pandemi Covid-19 di Indonesia, kali ini dengan menggandeng Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Sentra Vaksinasi Covid-19 BBPK Hang Jebat. Pada kesempatan ini, kami membagikan hand sanitizer dan produk revolusioner terbaru kami, Saniter Powder to Liquid Handwash yang secara klinis terbukti efektif membunuh virus Covid-19. Semoga donasi ini dapat mendukung penerapan protokol kesehatan 6M dan melindungi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, termasuk tenaga kesehatan dan peserta sejalan dengan inisiatif #IndonesiaTerlindungi," kata Akhil Chandra selaku Presiden Direktur Godrej Indonesia melalui keterangan pers yang diterima Suara.com.
Saniter Powder to Liquid Handwash sendiri merupakan sebuah produk inovatif yang memiliki semua manfaat sabun cuci tangan, dengan cara mencampur bubuk dengan air sehingga menjadi sebotol cairan pencuci tangan.
Produk ini juga lembut di tangan, ramah lingkungan, dan rendah emisi karbon karena menggunakan sedikit plastik dan kertas sehingga membantu menjaga ekosistem di Indonesia.
Donasi dari Godrej Indonesia ini diterima dengan baik oleh Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan Godrej Indonesia dalam program pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi sehingga dapat mencapai target dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tanah air. Tentunya semua donasi yang diberikan ini akan kami gunakan secara maksimal bagi seluruh tenaga kesehatan yang bertugas dan juga peserta vaksinasi agar dapat selalu menegakkan protokol kesehatan secara ketat dan terhindar dari bahaya penularan Covid-19," tuturnya.
Baca Juga: PB IDI: Banyak Masyarakat Aceh Menolak Vaksinasi Covid-19
Godrej Indonesia melalui #IndonesiaTerlindungi juga terus melaksanakan beragam inisiatif dengan menggandeng pemerintah dan swasta guna melawan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Sebelumnya Godrej Indonesia melakukan pemberian donasi 15.000 sabun batang dan 15.000 hand sanitizer ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta yang dilakukan pada pekan sebelumnya.
Godrej Indonesia terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam melawan dan memutus rantai penularan Covid-19 di Indonesia melalui rangkaian produk Saniter demi terwujudnya #IndonesiaTerlindungi.
Tag
Berita Terkait
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat
-
Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?
-
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
-
7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet
-
Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB
-
Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri