Suara.com - Kemenkominfo kembali melatih generasi muda Maluku dan Papua tentang pentingnya lebih Waspada dengan Rekam Jejak Digital, Senin (3/10/2022). Pelatihan ini dilakukan secara virtual dan diikuti para peserta dari Ternate, Sorong, Jayapura, dan Maluku dengan nonton bareng di sekolah masing-masing di jam 10.00 - 12.00 WIT, kurang lebih 120 menit.
Diikuti lebih dari 400 peserta, pagi kemarin Azizah Zuhriyah (Dosen STBI), Cyntia Andarinie (Founder Mom Influencer ID), dan Sondang Pratama (Sutradara) menjabarkan tentang sudut pandang mereka dari kecakapan, budaya, dan etika tentang Waspada dengan Rekam Jejak Digital yang di moderatori oleh Eddie Bingky. Hadirnya media digital ditengah masyarakat memang memiliki plus minus tersendiri, antara kemudahan dan kesulitan yang dirasakan berjalan beriringan. Kemudahan akses dan mendapatkan informasi, namun kesulitan menjaga privacy atau ranah pribadi dalam media digital.
Rekam jejak digital di internet memang sudah menjadi senjata ampuh untuk beberapa pihak yang memerlukan dan berdampak positif di beberapa keadaan, namun macam dua mata pisau yang juga dimanfaatkan oleh beberapa pihak. Azizah Zuhriyah dalam paparannya di pelatihan webinar kemarin untuk anak-anak Papua Maluku menjelaskan, bahwa dalam media digital, ada yang disebut dengan jejak digital aktif dan pasif.
“Intinya, jika jejak digital aktif, pemilik data secara sadar memang memberikan data pribadinya di media digital melalui formulir atau sosial media yang disaksikan khalayak banyak sehingga ada jejak digital untuk hal tersebut. Namun, beda dengan jejak digital pasif. Pemilik data secara tidak tahu tentang data pribadinya dikumpulkan oleh khalayak, sehingga ada jejak digital yang diluar kontrol pemilik,” jelas Azizah.
“Memang tidak ada yang aman di dunia digital, justru kita yang wajib untuk mengamankan milik kita sendiri. Serta, selalu berfikir kritis dengan tidak mudah percaya dengan apa yang kita kenal dan dapat di dunia digital,” tambah Azizah.
Pengguna media sosial, sampai Januari 2022 tercatat jumlahnya lebih dari 191 juta dan akan terus bertambah setiap harinya sampai hari ini. Dari data tersebut, juga tercatat pengguna berusia rata-rata 16-25 tahun. Sedikitnya setengah dari jumlah pengguna sosial media tersebut, mengalami penipuan akibat rekam jejak digital yang mencatat data pribadinya sehingga di salah gunakan.
Berita Terkait
-
Pelecehan Seksual di Trans Banyumas Terekam CCTV, Sopir Gercep Turunkan Pelaku
-
4 Dampak Buruk Mengumbar Kemesraan di Media Sosial, Bikin Risih!
-
Ingin Miliki Foto Produk yang Ciamik untuk Online Shop? Cobalah 3 Tips Ini
-
Pernah Tipu Sosialita, Anna Sorokin Kini Bebas dari Penjara tapi Tak Boleh Main Media Sosial
-
Jodie di Bully Jadi Trending Topic Twitter, Berawal dari Brisia Jodie Posting Muka Polos Tanpa Makeup
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence