Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara (Tbk) berkontribusi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Komitmen tersebut ditunjukan dengan berbagai aksi tiap tahun diberbagai penjuru Nusantara, seperti yang sedang dilakukan saat ini si Stasiun Gas Transmisi Area Lampung.
Demikian disampaikan oleh Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) PGN, Anak Agung Raka Haryana disela-sela kegiatan penanaman pohon di Lampung.
"Kegiatan kali ini merupakan bagian dari CSR Employee Voluntary Program," kata Anak Agung dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).
Program CSR yang disasar adalah Stasiun Gas Transmisi Terbanggi Besar di Lampung Tengah dan Stasiun Labuhan Maringgai di Lampung Timur. Program TJSL dijalankan melalui dengan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
"Ini sekaligus mendukung target Holding Pertamina untuk aspirasi Indonesia yakni mencapai nol emisi karbon (Net Zero Emission) pada 2060.
Ditambahkan, berbagai aktivitas yang terintegrasi dengan strategi bisnis dan bermanfaat bagi area operasi dan area yang terdampak dengan menggunakan pendekatan mitigasi risiko, nilai yang dibagikan dan aspek keberlanjutan.
"Perencanaan Program TJSL dilakukan dengan pertimbangan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif di berbagai aspek untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar," kata Anak Agung.
Karena itu pula maka tepat kiranya pohon Mangrove dan buah-buhan produktif yang ditanam pada program kali ini.
Baca Juga: Sampoerna Kayoe Tanam Ribuan Pohon Hari ini untuk Kelestarian Hutan di Hari Esok
Selain meningkatkan ruang terbuka hijau yang sangat erat dengan peningkatan kualitas udara, juga tanaman buah-buahan yang memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Antusiasme masyarakat setempat tampak terlihat dengan terlibat dalam kegiatan penanaman kali ini.
Berita Terkait
-
FRONTIER, KEKAL, WALHI Bali: Kritisi Pasal Karet RKUHP, Kritik Bisa Dipenjara
-
Aktivis Bali: RKUHP Berpihak ke Penjahat Lingkungan
-
Ardhito Pramono Ngaku Terapkan Gaya Hidup Cinta Lingkungan, Sudah Tak Pakai Plastik dan Sedotan?
-
GMC Sumsel Gelar Gerakan Milenial Cinta Lingkungan
-
Mantap! Aksi Bersih-bersih WCDI Berhasil Kumpulkan 3,7 Juta Kilogram Sampah
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif