Suara.com - Konsep keberlanjutan untuk melindungi bumi masih terus menjadi isu penting yang seharusnya mendapatkan perhatian dari semua pihak. Perubahan iklim dan sampah plastik menjadi dua masalah yang terus menghantui.
Beragam bahaya dapat ditimbulkan dari hal ini. Di antaranya ialah hawa panas yang ekstrem, kenaikan permukaan laut, kegagalan panen, dan makin banyaknya hewan yang terbunuh karena plastik.
Tentu saja, jika tidak segera diatasi, hal tersebut bisa mengganggu kelestarian lingkungan. Karenanya, saat ini, tak hanya masyarakat, perusahaan global pun sudah mulai melakukan perubahan demi kelestarian lingkungan di masa depan.
Hal ini yang melatarbelakangi Herbalife merilis Global Sustainability Report yang kedua bertema Live Your Best Life. Laporan ini mengulas dampak positif yang dilakukan Herbalife selama periode 2021-2022, serta menyajikan transparansi atas praktik bisnis dan komitmen berkelanjutan Herbalife dalam tiga prioritas: produk yang berkualitas, manusia dan masyarakat sehat, serta bumi yang berkembang.
Senior Director and General Manager Herbalife Indonesia, Andam Dewi mengatakan Global Sustainability Report kedua yang baru dirilis ini membuktikan komitmen perusahaan tersebut dalam menerapkan aspek keberlanjutan dalam kegiatan bisnis di Asia Pasifik dan dunia.
"Seluruh upaya kami berpegang pada misi Herbalife untuk memenuhi kebutuhan Member Independen, pelanggan, karyawan, investor, dan komunitas—sekaligus mencapai tujuan kami untuk membantu manusia menjalani kehidupan terbaik mereka, serta berkontribusi meningkatkan kesehatan masyarakat dan bumi," ujarnya dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.
Dengan memprioritaskan sejumlah bidang sebagai fokus Herbalife untuk membuat dampak positif terbesar, strategi Global Sustainability Herbalife mengutamakan tata kelola lingkungan hidup, tanggung jawab sosial, serta praktik tata kelola perusahaan yang transparan.
Global Sustainability Report Herbalife 2021-2022 juga mengulas sejumlah pencapaian pada ketiga bidang prioritas ini. Misalmya bermitra dengan instansi pemerintah di Meksiko, Brazil, Indonesia, dan India, mendukung program pencegahan obesitas dan penyakit tidak menular lewat gaya hidup sehat dan edukasi tentang nutrisi, penanganan makanan dan kebersihan.
Bersama The Global FoodBanking Network pada 2022 dalam program Food Bank Incubator di Asia Tenggara, Herbalife mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem food bank di lima negara di Asia Pasifik—Vietnam, Filipina, Malaysia, Indonesia, dan Thailand.
Bukan cuma itu, 322 metrik ton plastik baru (setara dengan 2,5% dari penggunaan plastik total) dihilamgkam dari kemasan produk dengan memakai 25% material yang telah didaur ulang (PCR) pada kemasan produk Formula 1 di beberapa negara.
Serta mendaur ulang 5.475 metrik ton plastik dan material dari pusat penjualan dan distribusi di lebih dari 30 negara di seluruh dunia. Dan selama dua tahun bekerjasama dengan Plastic Bank pada 2022 dengan target mencegah lebih dari 180.000 kg plastik mengotori laut pada akhir 2023 (dampak positif di Indonesia).
Lebih lagi, didukung Member Independen dan karyawan Herbalife, Herbalife Nutrition Foundation (HNF) terus menyediakan nutrisi dan edukasi yang penting bagi kesehatan anak-anak dan komunitas. HNF juga menyalurkan hibah senilai US$ 5,12 juta bagi 178 lembaga lokal pada 2022, termasuk hibah senilai US$ 1,2 juta untuk 41 lembaga amal di Asia Pasifik yang bermanfaat bagi 229.000 di seluruh dunia.
"Melalui kampanye program Global Month of Purpose pada bulan Juni 2023 lalu, kami berkolaborasi dengan Plastic Bank untuk membangun pemahaman mengenai pengelolaan sampah plastik di Indonesia," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi