TASIKMALAYA – HUT RI ke-77 pada umumnya diperingati masyarakat dengan penuh kegembiraan. Namun kondisi tersebut berbeda dengan yang terjadi di Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pada momen bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut, warga dikejutkan dengan meninggalnya seorang ibu muda usai mengikuti lomba balap karung yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77.
Sejak Rabu (17/8/2022) pagi, kegembiraan warga menyambut peringatan HUT RI ke-77 sudah nampak. Sementara sejumlah panitia terlihat sibuk menyiapkan sejumlah perlombaan. Salah satu lomba yang paling banyak difavoritkan adalah lomba balap karung.
Korban bersama sejumlah warga lainnya pun terlihat antusias menunggu giliran mengikuti lomba. Saat menjelang tengah hari, korban ingin ambil bagian mengikuti lomba balap karung yang telah disiapkan panitia.
Bersama 2 peserta lainnya, korban kemudian beradu cepat melompat dengan kaki terbungkus karung. Diiringi riuh penonton dan cuaca terik korban berhasil menjadi yang terdepan di perlombaan yang digelar di jalan aspal kampung tersebut.
Tiba-tiba petaka itu terjadi. Saat perlombaan sedang berlangsung, tiba-tiba korban terlihat sedikit limbung. Kemudian kakinya seperti tersandung atau istilah Sunda tikarijet. Seketika itu ia pun jatuh tersungkur.
Ironisnya, dia jatuh dengan kepala lebih dulu membentur aspal. Tangannya yang semula memegang ujung karung, tak sempat menahan atau melindungi kepala. Saat itu juga korban tak sadarkan diri.
Warga yang tengah asik menyaksikan perlombaan, seketika mengerumuni korban. Beberapa orang mencoba menyadarkan korban, namun tak membuahkan hasil.
Kepanikan pun mulai nampak saat korban tak kunjung merespon. Oleh pihaj keluarga dan dibantu warga lainnya, korban langsung dibawa ke sebuah klinik kesehatan terdekat. Namun, belum sempat ditangani tim medis, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Tidak Sama, Inilah Perbedaan Cacar Monyet dengan Cacar Air Biasa
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono. Bahkan saat pihak kepolisian mendatangi TKP, korban sudah siap dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Suami korban dan pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menuntut siapa pun," kata Hartono seperti dikutip dari Detik.com.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, kata Hartono, korban selama ini memang memiliki riwayat menderita penyakit hipertensi. Selain itu korban baru 2 bulan lalu melahirkan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?